MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) telah membuka pendaftaran untuk calon peserta didik baru pada SMKN Jateng -sekolah kejuruan gratis yang diinisiasi Ganjar Pranowo.
Pemprov Jateng mengalokasikan 777 peserta didik baru untuk 3 kampus SMK Negeri Jateng boarding dan 15 SMKN semi boarding, pada tahun ajaran 2024-2025.
Pendaftaran calon siswa SMKN Jateng dibuka hingga 19 Maret 2024 mendatang.
“Rencana kami akan menerima peserta didik baru sebanyak 777 siswa.”
“Jadi kuota siswa yang diterima nanti akan kami bagi.”
“Meliputi tiga SMK boarding dan 15 SMK semi boarding,” kata Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, di Kantor Gubernur, Kamis (22/2/2024).
Calon siswa yang nantinya lolos seleksi untuk menempuh pendidikan di SMK Negeri boarding dan SMK semi boarding tidak dipungut biaya.
Mulai dari seluruh proses pendaftaran, biaya pendidikan, hingga gratis biaya hidup bagi siswa yang diasramakan atau boarding.
Menurut Nana, Pemprov Jateng terus berkomitmen memperkuat program pendidikan vokasi di SMK, termasuk di SMK boarding dan SMK semi boarding.
Selain untuk memutus rantai kemiskinan, sekolah berasrama gratis yang diinisasi mantan Gubernur Ganjar Pranowo, bertujuan menunjang kebutuhan sumber daya manusia bagi perusahaan-perusahaan yang menanamkan investasi di Jateng.
“Insya Allah investasi di Jateng tahun 2024 akan ada suatu peningkatan. Beberapa perusahaan, baik itu dari investor lokal maupun investor asing, akan mendirikan perusahaan-perusahaan di Jateng ini,” ungkap Nana.
SMK Negeri boarding dan semi boarding merupakan program beasiswa pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak 2014, khusus bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Calon siswa lulus SMP/ MTs sederajat dengan usia maksimal 21 tahun per 17 Juli 2024.
Tiga kampus SMKN Jateng yang full boarding school berada di Semarang, Pati, dan Purbalingga. Sedangkan, 15 SMK semi boarding adalah SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Jepon, SMKN 1 Wirosari, SMKN 1 Kedawung, SMKN 2 Wonogiri, SMK N 1 Tulung, SMKN 1 Demak, SMKN 1 Randudongkal, SMKN 1 Purworejo, SMK N 1 Alian, SMKN 2 Wonosobo, SMKN 1 Punggelan, SMKN 1 Kalibagor, SMKN 2 Cilacap, dan SMKN 1 Tonjong. (*)