Pesawat milik Smart Air dilaporkan ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK) setelah mendarat di wilayah Koroway, Papua. Insiden tersebut mengakibatkan dua pilot dilaporkan tewas, sementara belasan penumpang lainnya selamat.
Kepolisian menyebut bahwa pilot dan kopilot sempat tertangkap dan dieksekusi oleh pelaku penembakan. Peristiwa tragis ini terjadi setelah pesawat mendarat dan melakukan proses normal di landasan, sebelum kemudian ditembaki.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, pesawat Smart Air tiba di Koroway dan mendarat seperti biasa. Namun tak lama setelah mendarat, tembakan terdengar dan menyasar pesawat. Situasi menjadi kacau dan penumpang panik.
Dalam komunikasi terakhir, salah satu pilot sempat mengirim pesan darurat:
“Gak ada sinyal, tolong dilacak, kita ditembaki.”
Pesan tersebut menjadi petunjuk awal bahwa pesawat berada dalam kondisi darurat sebelum akhirnya kontak terputus.
Dalam insiden ini, dua pilot dinyatakan tewas, sementara terdapat 13 penumpang yang berada di dalam pesawat saat kejadian. Identitas kedua pilot dan para penumpang telah terdata oleh pihak berwenang.
Pihak kepolisian memastikan proses evakuasi dilakukan dan situasi di lokasi kejadian telah diamankan.
Aparat keamanan kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan. Wilayah kejadian diketahui berada di kawasan yang memiliki tantangan keamanan cukup tinggi.
Insiden ini kembali menyoroti risiko penerbangan di daerah konflik serta keselamatan awak dan penumpang di wilayah Papua.