MELIHAT INDONESIA – Tahun Baru Imlek pada 29 Januari 2025 menjadi momen spesial bagi penganut Konghucu, diwarnai dengan tradisi sembahyang sebagai syukur kepada Tuhan dan penyajian makanan khas yang dipercaya membawa keberuntungan.
Dalam tradisi Imlek, ada sejumlah makanan yang dipercaya merupakan simbol keberuntungan.
Berikut adalah 8 makanan khas Imlek yang sarat dengan makna dan simbol keberuntungan:
1. Kue Keranjang (Nian Gao): Terbuat dari ketan manis, simbol kemakmuran dan keberuntungan yang terus berkembang. Kata “nian” juga berarti tahun baru, sementara “gao” berarti tinggi, melambangkan pencapaian dan kemajuan.
2. Mie Panjang Umur: Mie panjang ini melambangkan harapan agar orang yang memakannya panjang umur dan sehat. Biasanya disajikan tanpa dipotong, menandakan umur yang panjang.
3. Yu Sheng (Yusheng): Salad ikan mentah yang terdiri dari berbagai bahan, yang biasanya dimakan dengan cara mengaduk bersama keluarga. Setiap bahan memiliki makna keberuntungan, seperti ikan untuk kemakmuran dan wortel untuk peningkatan rezeki.
4. Dumpling (Jiaozi): Pangsit yang berbentuk seperti koin emas, simbol kekayaan dan kelimpahan. Makanan ini dipercaya membawa rezeki yang melimpah di tahun yang baru.
5. Kue Lumpia: Isi lumpia yang beragam, baik sayuran maupun daging, melambangkan kelimpahan dan kesuburan. Kadang juga dianggap sebagai simbol kekayaan.
6. Ayam Panggang atau Bebek: Kedua hidangan ini melambangkan kesatuan keluarga dan kebersamaan. Ayam juga melambangkan keberanian dan kebahagiaan.
7. Ikan (Yu): Ikan, terutama yang disajikan utuh, adalah simbol kelimpahan karena kata “yu” dalam bahasa Mandarin memiliki arti “lebih” atau “berlebihan”, yang diharapkan membawa lebih banyak keberuntungan dan rezeki.
8. Kue Biji Wijen (Fa Gao): Kue ini berbentuk bulat dan memiliki rasa manis, melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, dan keberuntungan yang datang tanpa henti. (*)