Selasa, Agustus 11, 2026

Petasan Balon Udara di Ponorogo Renggut Nyawa Ilham, Polisi Tetapkan 14 Tersangka

MELIHAT INDONESIA, PONOROGO – Petaka ledakan petasan balon udara di Ponorogo, Jawa Timur, merenggut nyawa Ilham Nugroho (16).

Peristiwa ledakan balon udara ini terjadi di persawahan Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Senin (13/5/2024) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.

Pelajar SMPN 1 Balong mengalami luka bakar hingga 63 persen. Sebelum meninggal, pada Rabu (15/5/2024), Ilham sempat mendapat perawatan medis, hingga akhirnya dirujuk ke RSUP dr Soetomo, Surabaya.

Dalma perkara ini, polisi telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka.

Kepergian Ilham membuat teman-temannya berduka. Apalagi, dalam hitungan hari, Ilham akan merayakan kelulusan dari SMP.

“Kami shock. Pekan depan, hari Selasa, kami akan wisuda bersama. Sama almarhum (Ilham Nugroho) dan teman lainnya,” ujar teman korban Viona Nur Fitriani, Kamis (16/5/2024).

Viona berharap acara kelulusan itu bisa dihadiri teman-teman seangkatannya, termasuk Ilham. Namun, takdir berkata lain.

“Harapannya bisa datang, gimana pun kondisinya, tapi Allah lebih sayang Ilham,” ucapnya.

Kepala SMPN 1 Balong Hari Prasetyo membenarkan bahwa sekolahnya bakal mengadakan wisuda kelulusan bagi siswa kelas IX.

“Iya benar (wisuda kelulusan) pada Selasa, 21 Mei 2024, pekan depan,” ungkapnya.

Nama Ilham masuk dalam daftar siswa yang akan diwisuda.

“Doa terbaik buat anak kami, Ilham Nugroho,” tuturnya.

Ilham mengembuskan napas terakhir pada Rabu (15/5/2024) malam setelah menjalani perawatan intensif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Surabaya.

“Korban (Ilham Nugroho) meninggal tadi malam. Tadi pagi sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Balong AKP Agus Wibowo, Kamis.

Agus mengatakan, sebelum dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, Ilham dirawat di RSUD dr Hardjono Ponorogo.

Ilham masuk ke RSUD Ponorogo pada Senin (13/5/2024) pagi, tak lama setelah insiden balon udara meledak.

“Luka bakar korban terjadi pada kedua tangan, punggung, kaki dan leher. Saat masuk, pasien dalam kondisi lemah dan mengeluh kesakitan karena terasa panas dan kulitnya melepuh,” terang dokter jaga IGD RSUD dr Harjono Agustina Wulandari, Senin. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.