Selasa, Mei 26, 2026

Panggung Musik Berduka! Bunda Iffet, Sosok Tangguh di Balik Slank, Tutup Usia

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Dunia musik Indonesia kembali kehilangan sosok besar. Bunda Iffet, ibu dari penabuh drum Slank, Bimbim, menghembuskan napas terakhir di usia 87 tahun. Kabar duka ini menggetarkan hati banyak musisi dan penggemar, meninggalkan jejak kehilangan mendalam di tengah gemuruh dunia hiburan.

Berita kepergian Bunda Iffet diumumkan langsung oleh Ivan Kurniawan, pemain bas Slank, melalui akun Instagram pribadinya, Minggu (27/4/2025) dini hari. Dalam unggahan itu, Ivan meminta doa dan keikhlasan untuk mendoakan almarhumah yang wafat pada Sabtu (26/4/2025) pukul 22.42 WIB.

Jenazah Bunda Iffet rencananya akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada hari Minggu ini. Suasana duka langsung terasa mengalir di kalangan pecinta musik Tanah Air.

“Semoga segala amal ibadah Bunda diterima dan segala kesalahan diampuni,” tulis Ivan dalam keterangannya.

Kabar pilu ini langsung disambut doa dari berbagai penjuru. David Bayu, mantan vokalis Naif, turut menyampaikan belasungkawa lewat platform X.

“Turut berduka cita untuk Bunda Iffet Slank, semoga damai di sisi Allah,” ungkap David dengan penuh rasa kehilangan.

Tak hanya dari David, ucapan duka datang dari Armand Maulana, vokalis Gigi. Ia mengenang betapa besarnya dukungan Bunda Iffet terhadap perjalanan karier musiknya sejak Gigi pertama kali muncul di pentas besar.

“Bunda selalu nonton di pinggir panggung setiap kami main bareng Slank, dari awal sampai selesai. Setelah itu, selalu memeluk saya. Kehangatan Bunda, rasanya seperti pelukan dari ibu kandung sendiri,” ujar Armand mengenang.

Bunda Iffet dikenal bukan hanya sebagai ibu dari salah satu pentolan Slank, tapi juga sebagai roh penguat moral di balik perjalanan grup legendaris ini. Ia adalah pelindung, penyemangat, sekaligus penjaga nilai keluarga di tengah kerasnya dunia hiburan.

Penyanyi Kikan Namara juga ikut berbagi kenangan manis tentang sosok Bunda Iffet. Dalam unggahannya, Kikan menuliskan rasa terima kasih atas semua kebaikan dan kehangatan yang pernah ia terima.

“Terima kasih untuk semua kebaikan dan kehangatan yang selalu Bunda berikan setiap kita bertemu,” ungkap Kikan penuh haru.

Kehilangan ini mengingatkan semua orang bahwa di balik kejayaan para musisi, ada sosok-sosok kuat yang menguatkan dari belakang panggung.

Bunda Iffet bukan sekadar ibu dari musisi, ia adalah simbol kekuatan, kasih sayang, dan keteguhan dalam dunia yang keras.

Para penggemar Slank dan pencinta musik Indonesia tahu betul, tanpa Bunda Iffet, sejarah perjalanan Slank tak akan sekuat ini.

Kini, panggung itu kehilangan satu cahaya. Seorang Bunda yang selalu setia di sudut panggung, kini benar-benar pergi, meninggalkan ruang kosong yang tak akan mudah diisi.

Selamat jalan, Bunda Iffet. Warisan semangatmu akan tetap hidup dalam setiap dentuman drum dan setiap bait lagu yang mengalun dari hati. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.