Minggu, Juni 14, 2026

‘Sleeping Prince’ Arab Saudi Alwaleed Meninggal Dunia Setelah 20 Tahun Koma

Pangeran Arab Saudi Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang dijuluki “The Sleeping Prince”, wafat pada Sabtu (19/7/2025) setelah menjalani koma selama lebih dari dua dekade akibat kecelakaan mobil tragis pada tahun 2005.

Kabar duka ini diumumkan langsung oleh ayahnya, Pangeran Khaled bin Talal, melalui unggahan di platform X.
“Dengan penuh keimanan terhadap takdir dan ketetapan Allah, serta dengan rasa duka yang dalam, kami mengumumkan wafatnya putra tercinta kami, Pangeran Al-Waleed Bin Khalid Bin Talal Bin Abdulaziz Al Saud, semoga Allah merahmatinya, yang telah berpulang hari ini,” tulisnya.

Pangeran Al-Waleed mengalami cedera otak parah dan pendarahan internal dalam kecelakaan tersebut saat berusia 15 tahun dan tengah menempuh pendidikan militer di London. Setelah kecelakaan, ia langsung diterbangkan kembali ke Riyadh dan dirawat di King Abdulaziz Medical City. Meski ditangani oleh tim medis dari Amerika Serikat dan Spanyol, kondisinya tak pernah pulih sepenuhnya.

Selama 20 tahun dalam kondisi koma minim respons, ia hidup dengan bantuan alat medis. Beberapa kali gerakan kecil seperti menggerakkan kepala atau jari sempat menumbuhkan harapan, terutama pada tahun 2019. Namun, tak ada kemajuan signifikan sejak saat itu.

Ayahnya terus menunjukkan dedikasi luar biasa dan keyakinan penuh terhadap kesembuhan sang anak. Selama bertahun-tahun, ia menolak pencabutan alat bantu kehidupan. Di berbagai momen seperti Idulfitri, ia sering terlihat berdoa haru di samping putranya.

Kisah hidup Pangeran Al-Waleed menyentuh hati masyarakat luas, baik di dalam maupun luar Arab Saudi. Video reaksinya terhadap bacaan Al-Qur’an sempat viral dan menjadi simbol harapan serta kekuatan iman.

Pangeran Al-Waleed merupakan putra sulung Pangeran Khaled bin Talal, keponakan dari miliarder Pangeran Al-Waleed bin Talal, dan cicit dari Raja Abdulaziz, pendiri Kerajaan Arab Saudi.

Salat jenazah akan dilaksanakan hari ini, Minggu (20/7/2025), setelah salat Ashar di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh untuk para pria. Sedangkan salat jenazah bagi wanita digelar di Rumah Sakit Spesialis King Faisal setelah Dzuhur. Acara berkabung berlangsung selama tiga hari, hingga Selasa.

Wafatnya Pangeran Al-Waleed menandai akhir dari perjalanan panjang yang tragis dan penuh harapan, yang telah disaksikan dunia selama dua dekade terakhir.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.