Tragedi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Jawa Timur, masih menyisakan duka dan kecemasan. Hingga Minggu (2/8/2026), lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 41 penumpang dan awak kapal masih belum ditemukan. Tim SAR pun terus berpacu dengan waktu untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan berdasarkan data manifes, kapal tersebut mengangkut total 271 penumpang dan awak. Dari jumlah itu, sebanyak 230 orang telah berhasil dievakuasi.
“Dari total 271 orang di manifes, sebanyak 230 telah dievakuasi. Rinciannya, 225 orang selamat dan lima orang meninggal dunia,” ujar Nanang.
Ia menjelaskan, jenazah lima korban masih berada di kapal-kapal yang terlibat dalam proses evakuasi sebelum dibawa ke daratan untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan masih adanya 41 orang yang belum ditemukan, operasi pencarian terus dilakukan secara intensif. Basarnas mengerahkan sedikitnya 11 kapal untuk mempercepat proses penyelamatan dan pencarian korban.
Armada yang diterjunkan antara lain KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, Kapal Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Kapal Prakarsa Mas, Transco Arafura, KRI Nala-363, Meratus Pematang Siantar, SC Aila XVII, Icon Daniel, serta Selaras Mas. Selain unsur Basarnas, sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi juga turut membantu proses evakuasi.
Di sisi lain, tim SAR juga telah menyiapkan penanganan medis bagi para korban yang berhasil diselamatkan. Korban akan dievakuasi menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya maupun Pelabuhan Kalianget di Sumenep, menyesuaikan kondisi kesehatan masing-masing.
“Kami telah menyiapkan tim medis di Tanjung Perak maupun di Kalianget. Nantinya korban akan dibawa ke rumah sakit terdekat sesuai dengan kondisi yang dialami,” kata Nanang.
Sebelumnya, Basarnas menerima laporan mengenai kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar. Usai menerima informasi tersebut, Kantor SAR Kelas A Surabaya langsung mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat menuju lokasi kejadian.
Hingga Minggu sore, proses pencarian terhadap puluhan penumpang dan awak kapal yang masih dinyatakan hilang terus dilakukan. Tim gabungan masih menyisir area perairan di sekitar lokasi kebakaran dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.