Demo di berbagai daerah masih berlangsung, hal tersebut membuat setiap kepala daerah waspada dan antisipasi agar massa tidak berakhir kisruh.
Dalam upaya menjaga suasana Kabupaten Blora tetap aman, damai, dan kondusif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Forkopimda serta elemen masyarakat menggelar deklarasi damai di Pendopo Rumah
Dinas Bupati Blora, Senin (1/9/2025).
Deklarasi ini ditandatangani langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, M.Si, Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, organisasi masyarakat, tokoh agama, aktivis, hingga perguruan silat.
Kesepakatan tersebut berisi lima komitmen penting, di antaranya menolak aksi unjuk rasa anarkis, menyampaikan pendapat secara damai, menjunjung tinggi nilai demokrasi dan hukum, menolak hoaks serta ujaran kebencian, dan bersama-sama menjaga keamanan daerah.
Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kebersamaan seluruh pihak dalam memastikan Blora tetap kondusif. Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam membentengi generasi muda agar tidak terlibat dalam aksi anarkis seperti yang terjadi di beberapa daerah lain.
Selain deklarasi, kegiatan ini dirangkai dengan rapat koordinasi dan doa lintas agama yang diikuti juga oleh Forkopimcam se-Kabupaten Blora melalui virtual zoom. Doa bersama dipimpin bergantian oleh para pemuka agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu, sebagai simbol persatuan dan harmoni di Blora.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto dan Dandim 0721 Blora Letkol Inf Agung Cahyono turut menegaskan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mereka mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan, tidak terprovokasi isu, serta menghidupkan kembali pos kamling agar warga saling menjaga satu sama lain.
Sementara itu, perwakilan organisasi masyarakat, Exi Wijaya dari Front Blora Selatan, menilai langkah Forkopimda ini sangat tepat sebagai upaya mencegah kerusuhan seperti di daerah lain. Ia mengajak masyarakat untuk bergotong royong menjaga kedamaian dengan semangat “rakyat bantu rakyat, warga jaga warga.”
Dengan adanya deklarasi damai ini, Pemkab Blora berharap sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat semakin kuat sehingga tercipta suasana yang aman, adem ayem, dan kondusif di seluruh penjuru Kabupaten Blora.
Blora Sepakat Tolak Kekerasan, Forkopimda Gelar Deklarasi Damai dan Doa Lintas Agama