Selasa, September 1, 2026

Menhan Lempar Penanganan Karhutla “Tergantung Rakyat Indonesia”! Netizen : Kalau Gak Mampu, Terima Aja Semua Bantuan Asing!

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah Indonesia membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ia bahkan menyebut tidak ada target waktu yang bisa berdiri sendiri tanpa kekuatan kolektif.

Hal itu disampaikan Sjafrie usai rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Sjafrie, penanganan karhutla dan bencana alam lainnya membutuhkan dukungan anggaran khusus di luar program rutin kementerian. Ia menjelaskan anggaran pertahanan terbagi dalam dua fokus, yakni target program dan target dinamis.

“Target program sudah dialokasikan, tapi target dinamis seperti kebakaran hutan, gempa bumi, ini juga akan kita memperoleh bantuan dari negara kepada anggaran pertahanan untuk kita akselerasi bantuan yang bisa kita berikan dalam mengatasi bencana gempa bumi dan bencana kebakaran hutan ini,” ujar Sjafrie.

Saat ditanya mengenai target penyelesaian karhutla, Sjafrie mengatakan keberhasilannya sangat bergantung pada peran masyarakat dan gotong royong seluruh pihak.

“Saya diberitahu Pak Ketua Komisi I, target kebakaran hutan itu tergantung rakyat Indonesia. Jadi kita harus bergotong-royong mengatasi ini semuanya, ya,” tegasnya.

Pengusaha Diminta Turut Bantu

Sjafrie juga mengimbau pelaku usaha yang memiliki fasilitas pendukung untuk ikut membantu penanganan karhutla melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ia menyebut sejumlah peralatan yang dapat diperbantukan, termasuk alat berat dan helikopter untuk operasi water bombing.

“Pengusaha-pengusaha yang punya alat berat, alutsista, helikopter bom water bombing, bisa perbantukan kepada BNPB,” pungkas Sjafrie.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor usaha menjadi bagian penting untuk mempercepat penanganan karhutla yang masih terjadi di sejumlah daerah.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.