Nama Nanik S Deyang kembali mencuri perhatian. Setelah sempat mundur dari Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan, Nanik kini kembali aktif di ruang publik melalui program pengembangan dan distribusi becak listrik.
Nanik kini dikenal sebagai Presiden Becak Listrik Indonesia. Dalam peran tersebut, ia terlibat dalam pendistribusian becak listrik ke sejumlah wilayah di Indonesia.
Sebelumnya, pada Juni 2026, Nanik mengundurkan diri dari BGN dengan alasan ingin fokus menjalani pengobatan. Setelah kondisi kesehatannya membaik, ia kembali beraktivitas dengan perhatian yang kini tertuju pada transportasi rakyat berbasis listrik.
Dalam salah satu kegiatan pendistribusian, Nanik mengingatkan penerima agar menggunakan becak listrik sesuai tujuan. Ia juga meminta kendaraan yang telah diberikan tidak diperjualbelikan.
Program tersebut sejauh ini disebut telah mendistribusikan lebih dari 12.000 unit becak listrik ke berbagai daerah. Jumlah itu ditargetkan terus bertambah seiring target pengadaan mencapai 70.000 unit sepanjang 2026.
Besarnya target membuat program ini tidak hanya soal distribusi kendaraan, tetapi juga memastikan becak listrik benar-benar digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
Kembalinya Nanik ke ruang publik pun menghadirkan babak baru setelah kiprahnya di BGN. Jika sebelumnya ia dikenal melalui lembaga yang menangani program gizi nasional, kini Nanik tampil dalam agenda pengembangan transportasi rakyat berbasis listrik.