Minggu, Oktober 25, 2026

Geger Isu Wamenlu Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes Singapura, Gerindra Turun Tangan, Dino: Fiktif!

JAKARTA — Publik digegerkan oleh isu di media sosial mengenai dugaan pertemuan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dan peneliti Saiful Mujani dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia. Narasi tersebut menuding adanya kongkalikong yang membawa kepentingan asing, memicu reaksi dari Partai Gerindra hingga bantahan keras dari pihak tertuduh.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan pihaknya tengah mencermati unggahan tersebut. Melalui anggota Fraksi Gerindra di Komisi I DPR RI yang membidangi urusan luar negeri dan pertahanan, partai mulai mendalami kebenaran informasi mengenai tokoh-tokoh yang dinilai antipemerintah merapat ke diplomat asing.

“Pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo selama ini terbuka terhadap kritik. Namun, perlu ditekankan, kritik tersebut hendaknya ditujukan untuk perbaikan tanpa ada sisipan kepentingan lain apalagi asing,” ujar Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Menanggapi tudingan miring tersebut, Dino Patti Djalal secara tegas membantah. Ia menyebut informasi yang beredar berbarengan dengan video pagar luar kedutaan dan narasi “Londo ireng is coming” itu sebagai manipulasi dari pihak yang tak bertanggung jawab.

“Ini postingan fiktif dari tim siluman. Dia bilang hari Minggu saya ke rumah Dubes Singapura, tampaknya mau menciptakan narasi ada kongkalikong mau atau apa, faktanya hari Minggu sampai Selasa saya ada di Perth, Australia. Saya lagi diundang untuk bicara dalam konferensi perubahan iklim,” ungkap Dino, Sabtu (24/10/2026).

Dino menegaskan bahwa dirinya sudah bertahun-tahun tidak menginjakkan kaki di kediaman Dubes Singapura, dan bahkan belum pernah bertemu langsung dengan Saiful Mujani. Menilai unggahan tersebut sengaja dibuat untuk mendiskreditkan tokoh publik, Dino tengah mempertimbangkan untuk melapor kepada Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, agar ada efek jera bagi pelaku penyebar hoaks.

Isu ini sendiri bergulir di tengah panasnya sentimen di media sosial terkait narasi pelemahan pasar modal (MSCI) Indonesia oleh Singapura. Sebelumnya, Dino juga sempat menepis isu konspirasi ekonomi tersebut karena dinilai tidak masuk akal dan bertolak belakang dengan kuatnya hubungan investasi kedua negara tetangga.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.