SEMARANG – Putra semata wayang Ganjar Pranowo, Alam Ganjar, mengatakan bahwa masa-masa sekarang adalah gilirannya menemani kedua orangtuanya.
Dalam beberapa kali acara kampanye Presiden 2024, Alam Ganjar terlihat menemani ayah ibunya.
Alam mengaku jika pada saat-saat seperti ini, ia akan berusaha selalu ada untuk Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh.
“Giliranku untuk ada buat ayah dan bunda. Tolong titip ayah prof @mahfudmd,” tulis Alam Ganjar dalam postingan akun Instagramnya, Kamis (19/10/2023).
Postingan tersebut pun dikomentari Ganjar Pranowo dengan menggunakan stiker.
“You are strong,” balas Ganjar Pranowo.
Alam sendiri pernah memiliki cita-cita menjadi Presiden Indonesia. Namun Ganjar tegas tidak akan memberikan karpet merah untuk Alam.
Pernyataan itu diungkap Ganjar dalam acara deklarasi dukungan generasi muda dan milenial yang digelar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Gedung Arsip Nasional RI, Jalan Gajah Mada, Jakarta.
Awalnya Ganjar Pranowo mendapat pertanyaan dari audiens.
“Bagiamana menurut Mas Ganjar pada saat Mas Ganjar menjadi Presiden, apakah akan memberikan karpet merah ke anaknya,” tanya seorang audiens bernama Kadri Muhammad, Rabu (18/10/2023).
Menjawab pertanyaan Kadri, Ganjar menyatakan, yang akan diberikan nantinya ke sang anakn, yakni M. Zinedine Alam Ganjar, adalah sebatas baju berwarna merah.
“Saya mungkin akan kasih baju merah aja ke dia (Alam),” kata Ganjar.
Lebih lanjut kata Ganjar, sejatinya yang ingin dihadirkan jika dirinya terpilih menjadi presiden adalah membuka kesempatan kepada semua anak bangsa.
“Buat saya sebenarnya, yang penting adalah bagaimana semua punya kompetensi dan bisa berkompetisi yang sehat,” kata dia.
Dengan begitu, Ganjar menegaskan dirinya akan memastikan terjaminnya pendidikan untuk anak-anak Indonesia.
Sebab, kata dia, jangan sampai ada anak yang memiliki kompetensi, namun harus kalah dan tidak punya kesempatan karena adanya pihak yang punya privilege.
“Saya tidak mau, kelak kemudian anaknya Mas Kadri akan kalah dengan Alam karena anak presiden. Saya tidak mau anaknya Mas Kadri akan kalah dengan anak bupati. Saya tidak mau anak Mas Kadri akan kalah dengan anak gubernur atau pejabat siapapun,” kata dia.
“Karena itulah penting teman-teman hadir untuk kemudian memberikan kepada saya saran, kritik, kontrol, karena semua butuh proses,” tukas Ganjar.