BLORA — Pemerintah Kabupaten Blora bersama KORPRI menyalurkan 10 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, dan Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kamis (13/8/2026).
Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini turun langsung dalam penyaluran tersebut. Masing-masing desa mendapat lima tangki, dengan kapasitas setiap tangki mencapai 5.000 liter.
Arief mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.
“Hari ini kami melaksanakan dropping air bersih di Desa Pilang, Kecamatan Randublatung dan Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati. Sebelumnya kami juga sudah berkeliling ke beberapa desa untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ujar Arief.
Menurutnya, distribusi air bersih telah dilakukan selama hampir dua bulan dan diperkirakan masih dibutuhkan hingga September. Pemkab Blora juga menggandeng BPBD, BAZNAS, PMI, hingga pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Selama hampir dua bulan ini dropping air terus kami lakukan dan diperkirakan kebutuhan tersebut masih berlangsung hingga September,” jelasnya.
Arief mengajak seluruh pihak ikut bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Ia berharap musim kemarau tidak berlangsung terlalu panjang.
Sementara itu, Kepala Desa Pilang Suyatno mengatakan warga telah mengalami kesulitan air bersih selama sekitar tiga bulan. Keterbatasan sumber air membuat bantuan distribusi menjadi sangat penting bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pemkab Blora memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan sesuai pemetaan wilayah terdampak selama kondisi kekeringan masih berlangsung.