MANGGARAI — Gempa bumi kuat yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), menyisakan kisah memilukan. Seorang ibu dan bayinya ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan bangunan di Kabupaten Manggarai.
Keduanya ditemukan dalam posisi berpelukan. Sang ibu berada dalam posisi telentang, sementara bayinya berada di atas dada. Salah satu tangan korban masih terlihat memeluk sang buah hati.
Posisi tersebut diduga menunjukkan upaya sang ibu melindungi bayinya ketika bangunan roboh akibat guncangan gempa. Proses evakuasi berlangsung haru dan membuat warga di lokasi tak kuasa menahan kesedihan.
Gempa yang mengguncang Flores tersebut juga menyebabkan sejumlah bangunan rusak. Tim gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi di sejumlah lokasi yang terdampak, termasuk memeriksa bangunan yang ambruk dan diduga masih menyimpan korban.
Pendataan jumlah korban meninggal maupun luka masih dilakukan dan dapat berubah seiring proses evakuasi.
Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan karena masih berpotensi roboh.