Rabu, September 16, 2026

Viral Istri Pejabat Dikipasi, Dicap ‘Perbudakan Modern’! Tradisi Kipas Tangan di Acara Maulid Tabalong Tuai Hujatan Keras Netizen

TABALONG – Tradisi ratusan tahun masyarakat Banjar kembali menjadi sorotan setelah video kegiatan Maulid Nabi di Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, viral di media sosial.

Dalam kegiatan tersebut, peserta terlihat menggunakan kipas tangan tradisional meski kipas angin listrik sudah tersedia di lokasi acara. Pemandangan itu sontak memicu beragam komentar dari warganet.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Makan Batalam Bekipas Pangeran, yang digelar masyarakat Banua Lawas dalam rangka memperingati Maulid Nabi.

Media Center Tabalong melalui akun X menjelaskan, tradisi makan bersama dari satu talam tersebut merupakan warisan budaya masyarakat Banjar yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Tradisi itu disebut melambangkan kebersamaan, silaturahmi, serta penghormatan kepada tamu agung.

Penggunaan kipas tangan dalam tradisi tersebut juga disebut menjadi bagian dari nuansa budaya yang masih dipertahankan masyarakat di tengah perkembangan zaman. Karena itu, penggunaan kipas listrik tidak serta-merta menghilangkan unsur tradisional dalam pelaksanaan acara.

Namun, viralnya kegiatan tersebut justru memunculkan perdebatan di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan praktik penggunaan kipas tangan dan menilainya sebagai bentuk perlakuan yang tidak semestinya dipertahankan.

Bahkan, ada warganet yang menyebut praktik tersebut sebagai “perbudakan modern” dan menyerukan agar tradisi itu dihapuskan.

Di sisi lain, tradisi tersebut oleh masyarakat setempat dipandang sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap tamu. 

Perbedaan pandangan inilah yang kemudian membuat tradisi Makan Batalam Bekipas Pangeran menjadi perbincangan luas di media sosial.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.