MELIHAT INDONESIA – Sayur kol kaya akan serat, protein, asam folat, vitamin B6, vitamin C, dan masih banyak nutrisi lainnya.
Akan tetapi, dengan digoreng sampai kering nutrisinya akan terpangkas habis.
Memang, bagi sebagian orang, kol goreng terasa begitu lezat. Tak heran, banyak yang menyukai kol goreng untuk menemani bersantap.
Berikut alasan mengapa kol goreng tak sehat:
• Kol goreng menyerap lemak dari minyak yang bisa diakibatkan lonjakan berat badan.
• Obesitas karena sering makan gorengan bisa memicu serangan jantung atau stroke.
• 4-6 porsi gorengan per minggu meningkatkan risiko diabetes tipe 2 lebih tinggi 39%.
• Zat akrilamida dari kol goreng memicu kanker ginjal, kanker endometrium, dan kanker ovarium. (*)