Jepara mendadak geger. Ratusan warga Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, menggerebek sebuah homestay yang selama ini disebut-sebut meresahkan warga. Tempat tersebut tetap beroperasi meski sebelumnya telah direkomendasikan untuk ditutup melalui mediasi bersama pemerintah desa dan pihak terkait.
Dalam penggerebekan itu, tujuh pasangan yang bukan suami-istri terjaring dari sejumlah kamar. Temuan tersebut memicu kemarahan warga yang menilai homestay itu telah mengganggu ketertiban lingkungan, apalagi lokasinya berada di dekat permukiman, sekolah, dan pondok pesantren.
Warga mendesak pemerintah daerah dan aparat bertindak tegas agar tempat serupa tidak kembali beroperasi dan memicu keresahan. Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena penggerebekan dilakukan setelah upaya penyelesaian secara persuasif dinilai tidak membuahkan hasil.