YOGYAKARTA – Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pemilik restoran food truck di Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta viral di media sosial. Polemik ini bahkan berlanjut ke serbuan ulasan restoran, dengan rating yang sebelumnya 4,9 disebut turun menjadi 2,3 setelah kasus ramai diperbincangkan.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan meminta kepolisian mengusut dugaan pungli tersebut. Wawan bersama sejumlah perwakilan OPD juga turun langsung meninjau kawasan Alkid.
“Sebetulnya lihat sesuatu hal itu kan tidak boleh langsung diviralkan, jadi semuanya harus dikonfirmasi, jadi semuanya biar clear,” ujar Wawan.
Sementara itu, Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta, GKR Condrokirono, menegaskan Keraton telah memberikan izin kegiatan food truck sesuai ketentuan.
Ia juga memastikan pembayaran parkir maupun permintaan lain yang dikeluhkan pemilik food truck bukan bagian dari proses perizinan atau pungutan Keraton Yogyakarta.
Pemkot Yogyakarta akan mengundang pihak-pihak terkait untuk duduk bersama. Sementara dugaan pungli tersebut diminta diusut agar persoalannya jelas dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Di sisi lain, penurunan rating restoran setelah polemik mencuat menambah persoalan baru. Belum diketahui secara pasti siapa yang memberikan ulasan-ulasan tersebut, namun perubahan rating dari 4,9 menjadi 2,3 menjadi perhatian setelah kasus dugaan pungli ramai diberitakan dan dibahas di media sosial.