Minggu, Mei 31, 2026

Renang Saat Puasa: Sah atau Batal? Ini Jawaban Ulama!

MELIHAT INDONESIA, YOGYAKARTA – Bulan Ramadan tiba, membawa keberkahan dan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Namun, ada berbagai aktivitas yang perlu diperhatikan agar puasa tetap sah, salah satunya adalah berenang.

Pertanyaan yang kerap muncul adalah: Apakah berenang bisa membatalkan puasa?

Meski menyegarkan, berenang berisiko menyebabkan air masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, atau telinga. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, apakah aktivitas tersebut dapat membatalkan puasa atau tidak.

Hukum Berenang Saat Puasa Menurut Islam
Secara umum, para ulama berpendapat bahwa berenang saat puasa hukumnya makruh, karena memiliki risiko tinggi air masuk ke dalam tubuh. Jika air tertelan atau masuk ke hidung hingga ke tenggorokan, maka puasanya bisa batal.

Namun, jika seseorang yakin mampu menjaga diri agar air tidak masuk ke dalam tubuhnya, maka puasanya tetap sah. Meski demikian, menghindari berenang selama puasa lebih dianjurkan demi menjaga kesempurnaan ibadah.

Pandangan MUI tentang Berenang Saat Puasa
Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa berenang tidak secara otomatis membatalkan puasa. Namun, jika air masuk ke dalam tubuh melalui jalur yang terbuka—seperti mulut atau hidung—maka puasanya bisa batal.

Karena itu, MUI menyarankan kehati-hatian saat berenang agar tidak terjadi hal yang meragukan. Jika memungkinkan, sebaiknya aktivitas ini ditunda hingga berbuka puasa untuk menghindari risiko batalnya ibadah.

Dalil dari Kitab Ulama Terkemuka
Dalam Minhajul Qawim karya Syekh Ibnu Hajar al-Haitami disebutkan:

“Orang yang berpuasa dimakruhkan untuk berlebihan dalam berkumur dan menghirup air ke dalam hidung karena berpotensi membatalkan puasa.”

Sementara dalam Tuhfatul Muhtaj, Syekh Ibnu Hajar al-Haitami juga menegaskan bahwa masuknya air secara tidak sengaja saat mandi atau menyelam dapat membatalkan puasa, karena memiliki risiko yang sama seperti berlebihan dalam berkumur.

Dari penjelasan ini, jelas bahwa berenang memiliki potensi membatalkan puasa, sehingga lebih baik dihindari.

Tips Aman Jika Tetap Ingin Berenang Saat Puasa
Jika tetap ingin berenang saat berpuasa, beberapa langkah pencegahan bisa dilakukan:

✅ Pilih gaya renang yang tidak terlalu mengandalkan pernapasan melalui mulut atau hidung.
✅ Hindari menyelam terlalu dalam agar air tidak masuk ke rongga tubuh.
✅ Pastikan tidak menelan air secara tidak sengaja.
✅ Bersihkan mulut dan hidung setelah berenang untuk memastikan tidak ada air yang tersisa.

Meski demikian, lebih baik menunda aktivitas renang hingga berbuka puasa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan begitu, ibadah puasa tetap terjaga tanpa ada keraguan.

Lantas, apakah Anda tetap berani mengambil risiko atau lebih memilih fokus pada ibadah? (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.