KENDAL – Sebuah Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Kendal dinilai memiliki potensi lebih dari sekadar pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Berkat lokasinya yang berada di kawasan lereng Gunung Prau dengan panorama alam pegunungan, koperasi tersebut diusulkan untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang terintegrasi dengan aktivitas ekonomi desa.
Kopdes yang berada di Desa Kediten, Kecamatan Plantungan, itu berdiri di ketinggian sekitar 1.385 meter di atas permukaan laut. Hamparan kebun kopi, lahan pertanian, udara sejuk, serta panorama pegunungan membuat lokasi ini mendapat julukan sebagai “koperasi di atas awan”.
Melihat potensi tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah mendorong pemanfaatan sektor pariwisata sebagai nilai tambah bagi koperasi. Menurut dinas, karakter wilayah pegunungan justru menjadi keunggulan yang dapat menarik wisatawan sekaligus memperluas pemasaran produk lokal.
Jika direalisasikan, Kopdes Kediten diharapkan menjadi etalase berbagai produk unggulan desa, mulai dari kopi arabika Gunung Prau, hasil pertanian, olahan pangan, hingga kerajinan UMKM. Lokasinya yang berada di jalur pendakian Gunung Prau juga dinilai berpotensi menarik pendaki untuk singgah dan berbelanja produk masyarakat setempat.
Untuk mempercepat pengembangan, pemerintah mendorong koperasi menjalin kemitraan dengan BUMN, BUMD, lembaga keuangan, dan sektor swasta. Kerja sama tersebut diharapkan membuka akses permodalan, pelatihan, pendampingan usaha, hingga pemasaran sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Meski demikian, pemerintah menegaskan fungsi utama Kopdes Merah Putih tidak berubah. Koperasi tetap difokuskan sebagai penyedia kebutuhan pokok masyarakat, agregator hasil pertanian, dan offtaker komoditas unggulan, sementara sektor wisata menjadi pelengkap untuk meningkatkan pendapatan koperasi dan kesejahteraan warga.