Menteri Sekretaris Negara Kabinet Bayangan Feri Amsari menantang Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk berdebat terbuka soal swasembada pangan dan kebijakan pertanian. Tantangan tersebut disampaikan Feri melalui unggahan media sosialnya, sekaligus menawarkan ruang untuk menguji klaim pemerintah dengan data.
Feri bahkan menyindir pihaknya selama ini disebut seolah-olah hanya pura-pura mengajak debat karena belum mendapat undangan resmi dari Mentan. “Bukan pura-pura ngajak debat tapi nggak pernah ngundang. Sekarang kami undang terbuka,” tulis Feri.
Salah satu persoalan yang dipertanyakan Feri adalah klaim stok beras pemerintah yang disebut mencapai 5,4 juta ton. Ia meminta pemerintah membuka asal-usul angka tersebut dan bagaimana akumulasi stok itu bisa terbentuk. “Kalau bisa sebelum berdebat kasih tau saya data dimana sawah yang panen sehingga memenuhi gudang beras dengan akumulasi beras 5,4 juta ton itu?” ujarnya.
Tantangan tersebut kini menempatkan Mentan Amran dalam sorotan. Sebab, jika pemerintah yakin dengan klaim swasembada dan tingginya stok beras, debat terbuka bisa menjadi panggung untuk membuktikannya dengan data. Bukan sekadar klaim di depan publik, tetapi angka yang bisa diuji dan dipertanggungjawabkan.