Rabu, Agustus 26, 2026

Pesawat Amfibi Malaysia Dikerahkan Padamkan Karhutla Sumatera, Sekali Angkut 6.137 Liter Air, Indonesia Masih Mau Pakai Tepung Ubi?

SUMATERA SELATAN — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera mendapat bantuan dari Malaysia. Pesawat amfibi Bombardier CL-415MP milik Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dikerahkan untuk membantu operasi pemadaman.

Pesawat dengan registrasi M71-02 melakukan water scooping di Sungai Lumpur, Sumatera Selatan. Dalam sekali pengambilan, pesawat tersebut mampu membawa sekitar 6.137 liter air hanya dalam waktu 12 detik sebelum kembali menuju lokasi kebakaran.

Menariknya, rangkaian penerbangan dari proses pengambilan air hingga kembali ke titik api disebut hanya membutuhkan sekitar tujuh menit. Air yang dibawa kemudian dijatuhkan menggunakan metode water bombing untuk membantu membasahi dan memadamkan area yang terbakar.

Kemampuan tersebut membuat CL-415MP cocok digunakan dalam penanganan karhutla karena dapat mengambil air langsung dari permukaan sungai atau perairan tanpa harus kembali ke pangkalan untuk mengisi tangki.

Pesawat amfibi ini juga memiliki kemampuan lain. Selain digunakan untuk misi pemadaman kebakaran, CL-415MP dapat dikerahkan untuk pencarian dan penyelamatan (SAR) serta patroli maritim.

Kehadiran pesawat bantuan dari Malaysia menjadi bagian dari upaya memperkuat operasi udara dalam menghadapi karhutla di Sumatera, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.