Jumat, September 4, 2026

Dianggap Ikut Rusuh Demo hingga Muncul Desakan Pembubaran, GRIB Jaya Siap Somasikan Pembuat Petisi!

JAKARTA – Organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya mengambil langkah hukum menyikapi petisi yang mendesak pembubaran organisasi tersebut. Petisi itu muncul setelah GRIB Jaya dikaitkan dengan kerusuhan yang terjadi usai demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Wilson Colling, menyatakan pihaknya tengah mempersiapkan somasi terhadap pembuat petisi tersebut.

“Itu nanti akan kami somasi pembuat petisinya, sedang kami siapkan,” kata Wilson, Selasa (1/9).

Wilson sekaligus membantah tudingan bahwa GRIB Jaya terlibat dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR. Ia menegaskan tidak ada hubungan antara GRIB Jaya dengan kelompok yang melakukan kerusuhan.

Ia juga menjelaskan kehadiran Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, di sekitar lokasi. Menurut Wilson, Hercules berada di sana untuk memantau kondisi dan membantu menghalau massa agar kericuhan tidak meluas hingga Jakarta Barat.

Sementara itu, petisi yang meminta pembubaran GRIB Jaya dibuat di platform Change.org pada 30 Agustus 2026. Petisi yang dibuat akun Want Safe Home tersebut telah mengumpulkan sekitar 19.845 tanda tangan.

Dalam petisi itu, pembuatnya mengaitkan GRIB Jaya dengan meninggalnya Bambang dalam insiden yang terjadi pada 27 Agustus.

Namun, Polda Metro Jaya sebelumnya menyampaikan bahwa Bambang ditemukan dalam kondisi pingsan di kawasan Pejompongan setelah situasi di lokasi berhasil diamankan.

Dengan adanya bantahan dari GRIB Jaya dan rencana somasi tersebut, persoalan petisi pembubaran ormas ini berpotensi berlanjut ke ranah hukum.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.