Senin, September 28, 2026

Kasus Influenza A Naik di 13 Provinsi, Kemenkes Pastikan Situasi Nasional Terkendali

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Dinas Kesehatan di berbagai daerah mencatat adanya tren kenaikan kasus Influenza A subtipe A(H3N2) subclade K dan H1N1 di 13 provinsi. Peningkatan ini dipastikan sebagai bagian dari siklus musiman tahunan dan terus dipantau ketat melalui jejaring laboratorium sentinel nasional, di tengah tren Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang secara umum masih melandai.

Secara nasional, telah terdeteksi 76 kasus spesifik subclade K. Angka tertinggi disumbang oleh Jawa Timur dan Kalimantan Selatan dengan masing-masing 18 kasus. Disusul kemudian oleh Jawa Barat (12 kasus), DKI Jakarta (11 kasus), Sumatera Selatan (5 kasus), Sumatera Utara (3 kasus), serta Bali dan NTT (masing-masing 2 kasus). Adapun D.I. Yogyakarta, NTB, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan masing-masing mencatatkan 1 kasus subclade K.

Khusus di wilayah D.I. Yogyakarta, secara keseluruhan daerah tersebut telah melaporkan total 24 kasus Influenza A gabungan dari subtipe H1N1 dan H3N2. Sementara itu, Kemenkes juga memastikan bahwa lonjakan kasus flu pada komunitas adat Suku Talang Mamak di Indragiri Hulu, Riau, saat ini telah berhasil ditanggulangi dan terkendali.

Kemenkes bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan bahwa situasi nasional masih sangat terkendali sehingga belum memerlukan penetapan status darurat. Langkah pencegahan primer kini difokuskan pada pemberian vaksinasi flu tahunan bagi kelompok berisiko tinggi serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan, memakai masker di kerumunan, dan menjaga etika batuk.

Bagi masyarakat yang terlanjur terinfeksi, disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, menjaga asupan cairan, dan memantau suhu tubuh selama tiga hari pertama. Masyarakat dilarang keras menggunakan antibiotik tanpa resep dokter karena flu disebabkan oleh virus. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika kondisi tidak membaik setelah tiga hari atau muncul tanda bahaya seperti sesak napas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.