Jumat, Oktober 2, 2026

Dirut KAI Pastikan Kawal Masinis Argo Bromo Anggrek yang Berstatus Tersangka: “Dia Keluarga Kami”

JAKARTA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen perusahaannya untuk memberikan pendampingan dan perlindungan penuh kepada masinis KA Argo Bromo Anggrek. Sang masinis diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka usai insiden kecelakaan yang melibatkan keretanya dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu.

Melalui pernyataan di akun media sosial pribadinya pada Kamis (1/10/2026), Bobby memastikan bahwa manajemen KAI tidak akan lepas tangan. Ia menekankan bahwa masinis tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar perusahaan.

“Masinis adalah bagian dari keluarga kereta api Indonesia. Kami akan menjaganya dan akan mengawal serta melakukan yang terbaik untuk keluarga kami,” tulis Bobby.

Menyikapi proses hukum yang sedang berjalan, Bobby mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum evaluasi bersama tanpa menyurutkan semangat pelayanan. Ia meminta seluruh insan KAI tetap fokus dan tenang dalam bekerja.

“Kita hadapi bersama, kita evaluasi dan perbaiki bersama. Yang terpenting tetap bekerja dengan tenang, jujur, amanah, profesional, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Bobby juga memberikan jaminan perlindungan moral bagi seluruh pegawai yang mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Ia mengimbau agar para pekerja di lapangan tidak perlu merasa takut atau ragu selama menjalankan tugas sesuai aturan.

“Manajemen akan berdiri bersama setiap insan KAI yang bekerja dengan benar, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan. Marilah menjalankan tugas sebaik-baiknya, jangan takut untuk bekerja benar, dan jangan ragu untuk terus melakukan perbaikan,” bebernya.

Sebagai penutup, Bobby menyoroti pentingnya menjaga soliditas dan menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai kompas dalam menjalankan tugas operasional sehari-hari demi memberikan pelayanan transportasi terbaik bagi masyarakat.

“Mari kita maknai Pancasila bukan hanya sebagai nilai yang kita ucapkan, tetapi sebagai pedoman dalam bekerja dan mengambil keputusan menjunjung kejujuran, gotong royong, keadilan, tanggung jawab, dan kepentingan bangsa. Kita jaga amanah ini bersama, kita perbaiki bersama, kita bangkit dan terus melayani Indonesia,” tutupnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.