Kamis, Oktober 15, 2026

Batam Gelap Gulita, Menteri ESDM Bahlil Sebut Gangguan Petir dan Kelelawar Jadi Pemicu Blackout

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, angkat bicara terkait insiden mati listrik total (blackout) yang melanda wilayah Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Ia mengungkapkan bahwa pemadaman tersebut murni disebabkan oleh sejumlah kendala teknis di lapangan, termasuk faktor alam.

Hal tersebut disampaikan Bahlil usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (14/10/2026). Menurutnya, salah satu pemicu utama matinya aliran listrik adalah adanya sambaran petir yang mengenai jaringan instalasi.

“Iya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batam itu. Ada beberapa jaringan yang kena trouble karena ada petir menurut mereka, ya. Dan ada kesalahan teknis lah, kira-kira begitu,” ujar Bahlil.

Selain faktor cuaca, Ketua Umum Partai Golkar ini juga menyebut adanya gangguan dari hewan yang bersinggungan dengan kabel kelistrikan sebagai penyebab lain dari blackout tersebut.

“Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan yang kena, kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya,” tambahnya.

Sementara itu, terkait desakan kemungkinan adanya kompensasi bagi masyarakat Batam yang aktivitasnya lumpuh akibat blackout, Bahlil belum memberikan keputusan final. Ia menyatakan harus meninjau persoalan tersebut bersama PT PLN (Persero) selaku otoritas dan aplikator kelistrikan.

“Saya nanti akan bicarakan terlebih dahulu dengan teman-teman dari PLN. Karena PLN yang paling tahu secara teknis implementasi di lapangan ya,” pungkasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.