JAKARTA — Sebanyak 11 taman nasional di Indonesia dilaporkan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2026. Kondisi ini menjadi sorotan di tengah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk adiknya, Hashim Djojohadikusumo, sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional. Penunjukan tersebut dilakukan untuk memperkuat pendanaan dan pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.
Pemerintah membentuk satgas tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Mari Elka Pangestu ditunjuk sebagai wakil ketua. Kementerian Kehutanan menyebut Indonesia memiliki 57 taman nasional dengan luas mencapai 18 juta hektare. Satgas dibentuk untuk mencari sumber pembiayaan berkelanjutan, termasuk melalui kemitraan dengan sektor swasta dan pengembangan ekowisata.
Namun, ancaman kebakaran masih membayangi kawasan konservasi. Laporan Tirto yang terbit pada 26 Oktober 2026 menyebut 11 taman nasional terdampak kebakaran sepanjang tahun ini. Sejumlah kawasan yang masuk dalam laporan tersebut antara lain Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kerinci Seblat, Gunung Ciremai, Gunung Tambora, Manusela, Bukit Baka Bukit Raya, dan Gunung Gede Pangrango. Kebakaran di kawasan konservasi berpotensi merusak habitat satwa liar serta mengancam kelestarian ekosistem.
Salah satu peristiwa paling tragis terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Kebakaran pada Oktober 2026 menelan korban jiwa ketika sejumlah petugas dan personel yang membantu pemadaman terjebak kobaran api. Laporan Tirto menyebut enam orang meninggal dunia dalam rangkaian peristiwa tersebut. Tragedi ini memperlihatkan besarnya risiko yang dihadapi petugas di lapangan saat berupaya melindungi kawasan konservasi dari kebakaran.
Di tengah situasi tersebut, efektivitas pengelolaan dan perlindungan taman nasional menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. Pembentukan satgas pembiayaan diharapkan tidak hanya menghasilkan skema pendanaan baru, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan kebakaran, pengawasan kawasan, serta perlindungan keanekaragaman hayati. Meski demikian, angka 11 taman nasional yang terdampak merupakan catatan kebakaran sepanjang 2026 dan tidak berarti seluruh kebakaran terjadi setelah Hashim ditunjuk sebagai ketua satgas.