Ruang sidang PN Tipikor Jakarta Pusat mendadak riuh dengan kode-kode misterius. Saat jaksa KPK membacakan surat dakwaan terhadap mantan Wamen Imipas Silmy Karim pada Kamis (29/10/2026), terungkap dugaan pemerasan Rp168,9 miliar terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing, lengkap dengan sandi untuk para penerimanya.
Dalam dakwaan itu, Silmy disebut memakai kode “malaikat”, sementara sang menteri diduga memakai kode “RAMA” dengan jatah Rp40 juta per pekan. Tak berhenti di situ, sespri disebut kebagian Rp100 juta per bulan, ajudan menteri Rp25 juta per pekan, Sekjen Kemenimipas Rp50 juta per bulan, dan wamen Rp100 juta per bulan.
Sorotan kini mengarah ke Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. KPK membuka peluang menghadirkan pihak-pihak yang terkait, termasuk sang menteri, untuk diperiksa.
“Setelah ini tentu akan bergulir proses pemeriksaan para saksi ataupun alat bukti-alat bukti yang dihadirkan untuk memperkuat proses pembuktian,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
KPK menegaskan perkara ini masih berada di tahap dakwaan sehingga dugaan kode “RAMA” harus dibuktikan di persidangan. Kehadiran saksi disebut akan disesuaikan dengan kebutuhan pembuktian dan pertimbangan majelis hakim. KPK juga membantah adanya intervensi dalam penanganan perkara ini.Agus Andrianto sendiri membantah keras pernah menerima setoran.
“Saya sih enggak pernah merasa terima. Tanyakan diserahkan kapan, dimana, komunikasi ada nggak? perintah ada nggak?” kata Menteri Imipas Agus Andrianto.
Warganet ramai-ramai menebak arti kode “RAMA” dan mendesak KPK tidak berhenti pada tataran dakwaan. Sebagian mempertanyakan apakah kode-kode semacam ini lazim dipakai dalam pusaran dugaan korupsi di kementerian, sebagian lagi memilih menunggu pembuktian di ruang sidang.
Sampai berita ini ditulis, belum ada rencana resmi pemanggilan terhadap Agus. Silmy Karim dijadwalkan membacakan eksepsi pada Kamis (5/11/2026) di hadapan majelis hakim yang diketuai Atep Sopandi. Publik kini menunggu, apakah kode “RAMA” akan terbukti di persidangan atau justru gugur di tengah jalan.