JAKARTA — Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026), diwarnai kemunculan kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Jakarta Aman. Kelompok tersebut disebut sebagai massa tandingan terhadap Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Puluhan orang tiba sekitar pukul 14.30 WIB dengan satu mobil komando. Mereka membawa spanduk bertuliskan, “Jakarta aman dari provokasi, mari kita jaga kota bersama.”
Dari atas mobil komando, seorang orator menyampaikan seruan agar masyarakat menolak provokasi yang dinilai dapat memicu kericuhan di Jakarta. Ia juga menyinggung kembali insiden demonstrasi besar yang terjadi pada Agustus 2025.
Kehadiran kelompok tersebut kemudian memancing reaksi dari massa pendukung AMPB yang berada di sekitar lokasi. Mereka menghampiri massa Aliansi Jakarta Aman dan meneriakkan tudingan bahwa kelompok tersebut merupakan demonstran bayaran.
“Bayaran lu, dibayar siapa? Cair ya lu,” teriak salah seorang pendukung AMPB.
Pendukung AMPB juga mencurigai massa Aliansi Jakarta Aman karena sejumlah peserta disebut menutupi wajah mereka saat berada di lokasi. Mereka menilai hal tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai identitas serta tujuan kelompok tersebut hadir di tengah aksi.
Sementara itu, Aliansi Jakarta Aman menyampaikan pesan agar situasi Jakarta tetap kondusif dan masyarakat tidak mudah terprovokasi. Perbedaan sikap antara kedua kelompok pun terlihat di tengah rangkaian aksi menjelang demonstrasi 27 Agustus.