Senin, September 7, 2026

Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Kakak Adik, Bahlil: Golkar Juga Saudara Dekat

Presiden Prabowo Subianto menyebut hubungan antara PDIP dan Partai Gerindra ibarat kakak dan adik. Hal itu ia sampaikan dalam pidato peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin, 21 Juli 2025. Prabowo awalnya mengungkapkan bahwa niat pembentukan koperasi adalah untuk membuat Indonesia sejahtera dan berdiri di atas kaki sendiri, semboyan yang ia sebut milik Bung Karno.

“Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Di hadapan Ketua DPR RI Puan Maharani yang hadir, Prabowo berkata, “Nyuwun sewu, Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga.”

Prabowo melanjutkan bahwa ia juga memiliki semangat Marhaenisme dalam dirinya, dan menyebut, “Sebenarnya PDIP Gerindra ini kakak adik.”

Meski menyadari bahwa demokrasi Indonesia mengikuti model Barat yang mengharuskan adanya oposisi, Prabowo tetap mengibaratkan PDIP sebagai saudara. “Jadi enggak boleh koalisi satu, itu memang benar, harus ada yang di luar, ngoreksi kita, ngoreksi, tapi ya sedulur,” ucap Prabowo.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa Prabowo sedang mencoba merangkul semua kekuatan politik. “Saya kira Pak Prabowo sedang mencoba merangkul semua kekuatan, termasuk PDI Perjuangan,” kata Ganjar dalam pesan kepada Tempo, Selasa, 22 Juli 2025. Namun Ganjar mengaku tidak mengetahui apakah ucapan itu merupakan ajakan untuk berkoalisi. “Hanya Pak Prabowo yang tahu,” ucap Ganjar.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia juga merespons pernyataan Prabowo. Menurutnya, hubungan antara Gerindra dan Golkar juga serupa. “(Kedekatan Gerindra dan Golkar) adik kakak, dong, adik kakak, dong,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu juga menekankan bahwa hubungan antara pemerintah dan PDIP harus tetap baik meski partai berlambang banteng tersebut belum tentu bergabung dalam kabinet. “Harus baik, dong,” katanya.

Ketika ditanya peluang PDIP masuk dalam Kabinet Merah Putih, Bahlil menyerahkannya kepada Presiden Prabowo. “Itu hak prerogatif Pak Presiden. Pokoknya kita sebangsa se-Tanah Air harus baik ya,” ujar Bahlil.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.