Rabu, September 9, 2026

Mendagri Dorong Daerah Dengan Sisa Anggaran Tinggi Bantu Daerah Bencana

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah yang memiliki sisa anggaran tinggi untuk membantu daerah di Sumatera yang terdampak bencana guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Ia berharap daerah yang masih menyimpan anggaran cukup besar dapat menyalurkan bantuan melalui kepala daerah setempat dan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan kebencanaan.

Pesan itu disampaikan Tito saat Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah yang digelar secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.

Mendagri mengungkapkan sejumlah daerah terdampak bencana memiliki sisa anggaran yang sangat minim.

Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Utara.

Karena itu, ia menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk sesama pemerintah daerah, sangat dibutuhkan.

Tito menegaskan pemerintah pusat juga telah menyalurkan bantuan melalui anggaran Belanja Tidak Terduga kepada provinsi serta kabupaten dan kota terdampak bencana.

Namun, menurutnya bantuan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah pusat.

Pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat juga diminta menunjukkan solidaritas.

Ia menyebut masih ada sejumlah daerah yang memiliki sisa anggaran cukup besar hingga akhir tahun.

Mendagri menambahkan pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran yang membolehkan pemerintah daerah membantu wilayah lain yang terdampak bencana.

Menurut Tito, bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja sehingga solidaritas antardaerah harus diperkuat.

Ia juga memaparkan kondisi pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan total 52 kabupaten dan kota terdampak.

Tito menyebut Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah sebagai daerah superprioritas yang membutuhkan bantuan.

Di Sumatera Utara, daerah yang masih memerlukan dukungan antara lain Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal.

Sementara di Sumatera Barat, daerah yang perlu mendapat perhatian meliputi Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.