Selasa, Agustus 4, 2026

MBG Terus Bermasalah, Terbaru 137 Kepala SPPG Dipecat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan pencopotan 137 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau kepala dapur di berbagai daerah. Langkah tegas ini diambil menyusul berbagai persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan program, mulai dari kasus keracunan makanan, pelanggaran disiplin, hingga dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran.

Sudaryono menyebut pencopotan tersebut merupakan bentuk kebijakan zero tolerance terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi membahayakan penerima manfaat maupun merugikan negara. Dari total 137 kepala SPPG yang dicopot, 49 berada di Jawa Barat, 26 di Lampung, 11 di Jawa Timur, 10 di Sumatera Utara, 10 di Banten, serta lima di Jawa Tengah, termasuk kepala dapur yang menangani distribusi MBG di SMKN 6 Semarang, lokasi terjadinya kasus dugaan keracunan massal.

Selain kasus keracunan, BGN juga menemukan pelanggaran lain seperti penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dana operasional. Sudaryono menegaskan tidak ada toleransi terhadap tindakan korupsi maupun kelalaian yang dapat mengganggu pelaksanaan program. Dapur yang terbukti bermasalah akan disuspend, sementara kepala SPPG dicopot sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Sejak diluncurkan secara nasional, program MBG memang beberapa kali menghadapi tantangan di lapangan, mulai dari persoalan kualitas makanan, distribusi, hingga insiden dugaan keracunan di sejumlah daerah. Pencopotan massal 137 kepala SPPG menjadi evaluasi terbesar yang dilakukan BGN sejauh ini untuk memperbaiki tata kelola program sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan MBG.

BGN menyatakan akan memperkuat sistem pengawasan berbasis digital agar seluruh proses operasional SPPG dapat dipantau secara lebih transparan. Sistem tersebut nantinya diharapkan memungkinkan orang tua, sekolah, hingga pemerintah daerah mengetahui menu yang disajikan, kandungan gizi, dapur penyedia, serta pihak yang bertanggung jawab, sehingga pelaksanaan MBG dapat diawasi secara lebih ketat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.