BLORA — Bupati Blora Arief Rohman terus mendorong potensi budaya daerah agar semakin dikenal di tingkat internasional. Salah satunya melalui rencana pengajuan Barongan Blora ke UNESCO, sekaligus membuka peluang membawa seni budaya dan kuliner khas Blora ke Uzbekistan.
Rencana tersebut dibahas Arief saat menerima kunjungan Duta Besar RI untuk Uzbekistan Prof. Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin bersama Prof. Muhsin, Guru Besar ITB, beserta rombongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
“Bismillah berdiskusi rencana tindak lanjut pengajuan Barongan Blora ke UNESCO dan potensi membawa ke kancah internasional khususnya di Uzbekistan,” tulis Arief dalam unggahannya.
Budaya dan Kuliner Blora Berpeluang Mendunia
Dalam pertemuan tersebut, Arief dan rombongan tidak hanya membahas Barongan, tetapi juga peluang memperkenalkan beragam seni budaya dan kuliner khas Blora ke Uzbekistan.
Arief menyambut baik masukan dan arahan Prof. Ruhaini, yang dinilai dapat membuka peluang baru bagi potensi daerah untuk diperkenalkan melalui hubungan Indonesia-Uzbekistan.
Menurut Arief, pengenalan budaya dan kuliner ke luar negeri dapat menjadi kesempatan untuk memperluas promosi sekaligus mengangkat potensi lokal Blora ke panggung yang lebih luas.
Ia pun meminta doa dan dukungan masyarakat Blora agar proses pengajuan Barongan ke UNESCO serta rencana membawa budaya dan kuliner daerah ke Uzbekistan dapat berjalan lancar.
“Mohon doa restu dari masyarakat Blora agar semua diberi kelancaran,” tulisnya.