JAKARTA — Industri perfilman Indonesia bakal kedatangan pemain baru dari kalangan perusahaan pelat merah. PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN berencana menghadirkan jaringan bioskop bernama Sinewara yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah mengatakan, rencana tersebut masih dalam tahap penggodokan. PFN ingin memastikan konsep dan produk Sinewara benar-benar matang sebelum diluncurkan ke masyarakat.
“Insyaallah tahun depan,” kata Riefian, dikutip Senin (18/8/2026).
Pria yang akrab disapa Ifan itu mengatakan Sinewara saat ini masih dalam proses kajian dan persiapan. Menurutnya, bioskop tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan hiburan bagi masyarakat.
“Sinewara still on progress, masih dalam penggodokan, kita mematangkan dulu agar produk ini begitu keluar sudah menjadi produk yang matang dan siap dirilis,” jelasnya.
Gandeng Pemerintah Daerah
PFN juga mulai menjajaki dukungan dari sejumlah pemerintah daerah untuk merealisasikan rencana tersebut. Ifan menyebut sudah ada beberapa kepala daerah yang berkomunikasi dengannya terkait rencana Sinewara.
“Insyaallah tahun depan. Sudah ada beberapa kabupaten, kepala daerah sudah ada yang beberapa berkomunikasi dengan saya,” ujarnya.
Jika terealisasi, Sinewara akan menjadi salah satu jaringan bioskop yang dikelola perusahaan BUMN di tengah dominasi pemain swasta seperti Cinema XXI dan CGV Cinemas.
Kehadiran Sinewara nantinya diharapkan tidak hanya memperluas pilihan hiburan masyarakat, tetapi juga dapat memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui keterlibatan perusahaan pelat merah.