Rencana keberangkatan massa dari Jawa Tengah menuju Jakarta untuk mengikuti aksi 27 Agustus 2026 mendadak terganggu. Sejumlah bus yang telah dipesan dan dibayar uang muka (DP) disebut batal berangkat dua hari sebelum aksi.
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengatakan pembatalan terjadi Senin (24/8). Bus yang disiapkan untuk membawa warga dari Pati, Jepara, dan Grobogan disebut tidak jadi digunakan.
“Hari terakhir terkendala, jadi bus-bus yang sudah dipesan, sudah di-DP, ternyata hari ini dibatalkan semua,” ujar Botok.
Menurutnya, pembatalan terjadi setelah adanya tekanan dari pihak kepolisian setempat. Uang muka pemesanan bus kemudian dikembalikan.
Selain persoalan bus, Botok mengaku rombongannya juga mengalami gangguan dalam perjalanan menuju Jakarta. Bus berisi 17 orang disebut dilempari batu oleh orang tak dikenal di Tol Jakarta-Cikampek KM 54-56, Karawang. Kaca depan bus pecah dan sejumlah penumpang dilaporkan terluka.
Botok juga mengaku akun WhatsApp dan TikTok miliknya sempat tidak dapat diakses. Sementara itu, informasi mengenai dugaan pelarangan keberangkatan bus masih menunggu klarifikasi dari Polda Jawa Tengah.
Sebelumnya, sebagian besar massa Pati memang dijadwalkan berangkat pada 26 Agustus untuk mengikuti aksi sehari kemudian. Aksi tersebut membawa dua tuntutan, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.