Sabtu, Oktober 10, 2026

Bikin Warga Blora Tenang Berobat! RSUD Soetijono Dicecar Tim LARS DHP, Bupati Arief Keluarkan Instruksi Tegas!

BLORA — Kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora tengah diuji kelayakannya. Pada Selasa (06/10/2026), rumah sakit ini resmi menjalani survei akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), yang dipantau langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman.

Bupati Arief menegaskan akreditasi ini bukan sekadar ajang mencari nilai.

 “Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dilaksanakannya proses survei akreditasi ini,” kata Bupati Arief.

“Akreditasi rumah sakit bukanlah sekadar agenda administratif, untuk memperoleh predikat atau nilai. Akreditasi sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, evaluasi, dan pembenahan secara menyeluruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang kita berikan kepada masyarakat,” terangnya.

Ia berharap RSUD bisa hadir sepenuhnya bagi warga. 

“Saya berharap rumah sakit ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat mencari kesembuhan, tetapi juga benar-benar hadir sebagai sahabat masyarakat yang, memberikan pelayanan dengan ketulusan serta memberikan rasa aman dan nyaman,” harapnya.

Untuk mencegah warga berobat ke luar kota, perombakan fasilitas terus dikebut pasca-raihan Akreditasi Paripurna pada 2022. 

“Pada tahun 2026 ini, sejumlah langkah pengembangan telah dan sedang dilakukan, antara lain penambahan dokter spesialis, peningkatan fasilitas rawat inap, serta penguatan sarana dan prasarana kesehatan,” tuturnya.

“Kita juga mendorong tersedianya fasilitas dan peralatan kesehatan yang semakin modern, sehingga masyarakat Blora tidak selalu harus pergi ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Kepada jajaran tenaga medis, Arief memberikan instruksi tegas untuk tidak antikritik. 

“Kepada seluruh jajaran RSUD dr. R. Soetijono saya berpesan, terus jaga integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, tempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama, bangun budaya kerja yang ramah, responsif, disiplin, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta jadikan setiap kritik, keluhan, temuan, maupun masukan sebagai bahan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan,” pesannya.

Di sisi lain, Arief meminta tim surveior tak ragu memberikan evaluasi yang membangun. 

“Kami berharap proses survei ini tidak hanya menghasilkan penilaian, tetapi juga memberikan insight dan rekomendasi konkret yang dapat menjadi pijakan bagi RSUD dr. R. Soetijono untuk terus berkembang,” ungkapnya.

“Kita ingin RSUD dr. R. Soetijono Blora menjadi rumah sakit yang bermutu, aman, profesional, ramah, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat,” harapnya.

Direktur RSUD dr. R. Soetijono, dr. Puji Basuki, pun menyatakan kesiapannya. 

“Kami telah melakukan berbagai persiapan baik dari segi SDM maupun sarana prasarana untuk menunjang peningkatan pelayanan masyarakat. Semoga melalui akreditasi ini, kita bisa meningkatkan mutu pelayanan serta kepuasan pasien,” pungkasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.