Jumat, November 6, 2026

Angin Ngamuk Porak-porandakan Puluhan Rumah, Bupati Arief Buktikan Pemerintah Hadir Lewat Kolaborasi Baznas

BLORA — Amukan cuaca ekstrem yang memporak-porandakan Desa Nglandeyan di Kecamatan Kedungtuban serta sejumlah wilayah di Kecamatan Cepu menyisakan trauma mendalam. Belasan atap rumah warga dilaporkan beterbangan, memaksa para korban harus tertatih memulai hidup dari awal. 

Merespons tragedi yang menguras air mata tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora tak tinggal diam dan langsung mengambil langkah kilat untuk mengamankan warganya.

Selasa (3/11/2026), Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman turun langsung meninjau puing-puing sisa bencana dengan menggandeng Ketua Baznas Blora, H. Sutaat, S.Pd. Tanpa basa-basi, Pemkab Blora langsung mengguyur bantuan dana darurat senilai total Rp143,6 juta untuk 59 keluarga yang huniannya hancur. 

Dari total dana tersebut, sebanyak 10 korban di Desa Nglandeyan menerima suntikan Rp35,5 juta (rata-rata Rp3,5 juta per penerima). Sementara itu, 49 korban di Kecamatan Cepu mendapatkan kucuran terbanyak dengan total Rp108,1 juta (rata-rata Rp2,2 juta per penerima). Uang segar ini diprioritaskan agar warga bisa secepatnya merenovasi atap rumah mereka yang jebol.

Bupati Arief menegaskan bahwa angka ratusan juta tersebut bukanlah sekadar soal nominal, melainkan bukti nyata bahwa negara pantang absen saat rakyatnya menangis. 

“Bencana dapat datang sewaktu-waktu dan tidak pernah diharapkan,” tandasnya, memberi peringatan keras. 

Gebrakan cepat ini tak lepas dari kolaborasi apik lintas sektor, mulai dari aparat kecamatan, desa, BPBD, hingga pemanfaatan dana zakat melalui Baznas Blora. Di tengah ancaman cuaca horor yang terus mengintai, Arief mengeluarkan imbauan darurat agar seluruh masyarakat Blora melipatgandakan kewaspadaan mereka terhadap potensi bencana susulan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.