TOGYAKARTA – Pemberdayaaan Ekonomi kerakyatan dengan cara bertani organik, beternak organik serta berkoperasi mendidik UPM (Usaha Perekonomian Masyarakat) bekerja profesional adalah Kunci Ekonomi Mandiri Relawan DGP (Dulur Ganjar Pranowo).
Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Perkonomian Masayarakat UPM (usaha perekonomian masyarakat) dinilai sebagai jalan menuju terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia . Sebab, saat ini keadilan sosial masih menjadi cita-cita dan belum terealisasi secara utuh.
“Keadilan sosial belum jadi kenyataan.
Keadilan sosial terkait sila kelima, terkait demokrasi ekonomi juga sudah diatur sangat jelas dalam pasal 33 UUD 45 ayat 1, dikatakan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan pada asas kekeluargaan,” jelas Ketua Umum DGP (dulur ganjar pranowo) Raden Zieo Suroto dalam Pertemuan dengan Kelompok Gapoktan Desa Beji Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunung Kidul bertema pada Rabu (27/01).
Dalam Pertemuan dengan Kelompok Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) desa Beji kecamatan Ngawen Kabupaten Gunung Kidul dihadiri oleh Inisiator Relawan DPW DGP Propinsi Yogyakarta Bapak sekar dan Ketua Penggerak Koperasi & UPM DGP Bapak Kunto.

Turut hadir juga Ibu Lurah beji Ibu Ida dan DPRD dari Partai Demokrat Bapak Eko disaat beliau Reses. Didalam pertemuan tersebut sebagai nara sumber dan penggerak utama Koperasi dan UPM (usaha perekonomian masyarakat) Bapak Kunto mengedukasi masyarakat petani khusunya masalah pupuk yang jadi kendala tersendiri disaat musim panen ada kelangkaan pupuk.
Bapak Kunto memberikan solusi untuk produksi sendiri membuat pupuk organik dengan cara memanfaatkan kotoran sapi dan kotoran kambing dengan konsep peternakan terpadu, dalam pemaparan tersebut masyarakat petani sangat antusias menyambut program tersebut dan mudah mudahan desa beji adalah desa pertama yang akan melakukan program tersebut untuk mengatasi kelangkaan pupuk subsidi dan sekaligus bisa menjadi tambahan inkam karena konsep dan manajemanya tersebut akan ditanganai oleh koperasi DGP.
Selain pupuk juga dibicarakan bagaimana petani juga bisa menghasilkan ingkam dan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam porang dan pisang Cadwise yang panen hanya 9 bulan supaya nilai ekonomi petani meningkat karena hasil tersebut bisa di ekspor ke luar negeri melalui koperasi DGP, tak lupa dalam pembahasan tersebut Bapak Kunto selaku nara sumber dan penggerak ekonomi Kerakyatan Dulur Ganjar Pranowo menekankan agar para petani bisa mengkonsumsi makanan yang sehat atau organik dan masyarakat di edukasi bertani organik, bagaimana beternak ayam organik, serta beras organik menjadi pembahasan yang hangat sehingga petani mendapatkan ilmu bertani organik berternak organik sehingga terpacu dan mempunyai solusi tambahan untuk inkam karena selama ini bertani turun menurun dan hanya umum pemahamanya dan bertaninya.
Yang Luar Biasa lagi hasil Beternak Organik, Bertani organik para petani tidak lagi repot repot memasarkanya karena yang akan membeli Koperasi DGP sendiri yang akan mmbuat Outlet Outlet Warung Organik Seluruh Indonesia .
Salam DGP (Dasyat Guyup Profesional ) Mengumpulkan yang tercecer, Merapikan yang berserakan, Menjemput yang tertinggal

#Memilih PemimpinNegara Bersama DGP ( Dulur Ganjar Pranowo).