Rabu, Agustus 19, 2026

BGN Mulai Literasi Gizi, Sasar 658 Ribu Guru di Tiga Provinsi! Jadi Beban Tambahan Lagi Buat Guru?

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperluas edukasi mengenai gizi dan keamanan pangan melalui kegiatan literasi gizi yang menyasar ratusan ribu guru serta tenaga kependidikan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai manfaat gizi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono memulai kegiatan tersebut pada Rabu (12/8/2026), dengan sasaran awal sebanyak 658.300 guru dan tenaga kependidikan di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Rinciannya, sebanyak 53.831 guru dan tenaga kependidikan berada di DKI Jakarta, 492.944 orang di Jawa Barat, serta 111.525 orang di Banten.

Sudaryono mengatakan, para guru memiliki peran penting dalam menyampaikan pengetahuan tentang gizi kepada peserta didik. Pemahaman tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat dibawa ke lingkungan keluarga.

“Penting untuk si anak yang kita didik, untuk kemudian dia memahami itu dan kemudian bisa dengan pemahamannya itu bisa memengaruhi lingkungan dia, terkhusus adalah lingkungan keluarga di mana dia tinggal bersama orang tuanya,” ujar Sudaryono.

Menurutnya, literasi gizi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG karena peserta didik perlu mengetahui kandungan serta manfaat berbagai unsur gizi bagi tubuh.

BGN menargetkan program literasi tersebut tidak berhenti di tiga provinsi. Sasaran edukasi nantinya akan diperluas hingga sekitar 3,5 juta guru yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melalui perluasan edukasi ini, BGN berharap guru tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan sebagai penghubung pengetahuan gizi kepada siswa dan keluarga sehingga tujuan MBG dapat dipahami secara lebih luas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.