Rabu, Agustus 26, 2026

Budi Arie Bicara Pemilu 2029 Dipercepat di Depan Jokowi dan Audiens Teriak ‘Siap’, Said Didu Singgung ‘Telanjangi’ Kekuasaan! Ada Skenario Besar?

JAKARTA — Potongan video Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang menyinggung kemungkinan pemilu berlangsung lebih cepat dari 2029 kembali menjadi sorotan. Pernyataan tersebut disampaikan saat Budi Arie berbicara di hadapan Presiden Joko Widodo dan kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam video itu, Budi Arie mengaku telah menyampaikan langsung kepada Jokowi mengenai insting politiknya bahwa dinamika politik nasional bisa bergerak lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029.

“Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?” ujar Budi Arie dalam rekaman tersebut.

Ia kemudian melempar pertanyaan kepada audiens mengenai kesiapan jika terjadi percepatan pemilu. Pernyataan itu disambut seruan “Siap!” dari hadirin.

Budi Arie juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi saat ini. Ia menyebut adanya keresahan masyarakat dan 

membandingkannya dengan perubahan politik pada periode 1997-1999, ketika Pemilu 1999 digelar lebih cepat setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

“Ini terjadi yang namanya, kalau menurut pendapat saya, terjadi yang namanya patahan sejarah,” katanya.

Said Didu Kaitkan dengan Jokowi

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu. Melalui akun X pribadinya, Said Didu menilai video tersebut menunjukkan adanya dinamika kekuasaan di sekitar Jokowi.

Ia bahkan menyebut Jokowi tidak rela menyerahkan kekuasaan kepada siapapun, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

“Solo sedang makan bubur panas Hambalang. Akhirnya terbuka dan terkuak bahwa Jokowi tidak rela serahkan kekuasaan ke siapapun, termasuk ke Pak @prabowo,” tulis Said Didu pada Minggu (24/8/2026).

Namun, pernyataan Said Didu tersebut merupakan analisis dan pandangan politik pribadi, bukan konfirmasi bahwa Jokowi memang memiliki rencana untuk mempercepat pemilu atau mempertahankan kekuasaan.

Sementara itu, potongan pernyataan Budi Arie juga belum menunjukkan adanya keputusan resmi pemerintah mengenai percepatan Pemilu 2029. Wacana tersebut sejauh ini masih menjadi bahan perdebatan dan spekulasi politik di ruang publik.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.