Selasa, Juni 2, 2026

Fakta di Balik Kasus Bapak Kos Makan Kucing


MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Belakangan ini, media sosial ramai dengan berita mengejutkan dari Semarang. Seorang bapak kos berinisial NY, berusia 63 tahun, viral setelah terungkap mengonsumsi daging kucing. Kasus ini mencuat ketika salah satu penghuni kos memergoki perbuatannya, dan NY mengakui tindakannya dengan alasan mengobati diabetes. Menurut penuturan NY, ia memilih daging kucing karena kadar gula darahnya yang tinggi akibat mengonsumsi nasi, yang dinilai terlalu manis.

Fakta-Fakta dari Kasus Ini
1. Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka
NY kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. AKP Johan Widodo dari Satreskrim Polrestabes Semarang menyebutkan bahwa tersangka telah mengaku mengonsumsi daging kucing sejak tiga tahun lalu.

2. Sudah Konsumsi 10 Kucing
Dalam kurun waktu setahun terakhir, NY mengaku telah memakan daging kucing sebanyak 10 kali. Hal ini menjelaskan mengapa beberapa kucing peliharaan penghuni kos hilang tanpa jejak.

3. Pengolahan dengan Penanak Nasi
NY mengolah daging kucing menggunakan penanak nasi dan juga memanggang sebagian di atas api. Penanak nasi tersebut kini menjadi salah satu barang bukti yang disita polisi.

4. Barang Bukti yang Disita
Polisi telah menyita beberapa barang bukti termasuk penanak nasi, tulang-tulang kucing, palu, dan sabit yang digunakan dalam proses eksekusi kucing.

5. Reputasi Negatif NY
NY dikenal sebagai sosok yang sering membuat onar di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang, tempat ia memiliki kos-kosan. Reputasi buruk ini tampaknya memperburuk citranya di mata publik.

6. Pemeriksaan Medis
Pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa kadar gula darah NY memang tinggi, mencapai 185 mg/dL, mendukung klaimnya bahwa ia mengonsumsi daging kucing untuk mengatasi penyakit diabetesnya.

7. Penyelidikan Terhadap Penghuni Kos
Pihak kepolisian juga telah memeriksa tiga penghuni kos yang pertama kali mengetahui tindakan NY. Mereka memberikan keterangan mengenai kebiasaan NY dalam mengonsumsi daging kucing.

Kasus ini bukan hanya menyoroti tindakan ekstrem NY dalam mengatasi penyakitnya, tetapi juga mengundang perhatian akan pentingnya pengawasan terhadap perilaku tak biasa yang dapat berdampak pada masyarakat. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.