Selasa, Juni 9, 2026

Jerawat di Usia Remaja, Masalah Kulit yang Perlu Perhatian Khusus

MELIHAT INDONESIA, KEBUMEN – Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang paling sering dialami remaja, terutama selama masa pubertas. Menurut apt. Laeli Fitriyati, M.Farm, praktisi kesehatan dan farmasi sekaligus Owner Ardelia Beauty Skincare Kebumen, jerawat di usia remaja membutuhkan penanganan yang lebih cermat karena dapat berdampak pada kepercayaan diri mereka.

“Jerawat pada remaja bukan hanya masalah penampilan, tetapi juga melibatkan perubahan hormon yang signifikan selama pubertas. Kondisi ini memerlukan pendekatan yang tepat agar tidak meninggalkan dampak jangka panjang, seperti bekas luka atau parut,” ujar Laeli Fitriyati, Senin (13/1/2025).

Ia menjelaskan, jerawat muncul akibat produksi minyak berlebih dari kelenjar sebasea yang menyumbat pori-pori kulit. Awalnya, ini membentuk komedo putih (whiteheads) atau hitam (blackheads), tetapi dapat berkembang menjadi peradangan atau infeksi bakteri, memunculkan jerawat bernanah hingga kista.

Faktor Penyebab Jerawat
Laeli mengungkapkan bahwa selain perubahan hormon, beberapa faktor lain turut memicu jerawat, seperti genetik, stres emosional, konsumsi makanan tertentu, penggunaan produk kosmetik yang tidak sesuai, serta kebiasaan buruk seperti memencet jerawat.

“Faktor lingkungan seperti pajanan sinar matahari, polusi, atau iklim juga memengaruhi kondisi kulit. Remaja perlu memahami bahwa jerawat tidak hanya dipengaruhi satu faktor, melainkan kombinasi dari banyak hal,” jelasnya.

Langkah Penanganan Jerawat
Menurut Laeli, meskipun jerawat tidak bisa dicegah sepenuhnya, gejalanya dapat diminimalkan melalui perawatan yang tepat. Berikut beberapa langkah yang disarankan:

Membersihkan Wajah dengan Lembut
“Cukup bersihkan wajah dua kali sehari menggunakan sabun yang lembut, tanpa deterjen atau scrub kasar, untuk menghindari iritasi,” sarannya.

Gunakan Produk Khusus Kulit Berjerawat
Produk seperti pelembap atau tabir surya bertuliskan non-comedogenic sangat direkomendasikan untuk mengurangi risiko sumbatan pori.

Pola Hidup Sehat
Laeli menekankan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, tidur cukup, olahraga teratur, serta menjauhi rokok dan alkohol.

Konsultasi dengan Dokter
Untuk jerawat yang meradang, pengobatan oleh dokter seperti pemberian antibiotik, terapi hormon, atau perawatan kulit lainnya dapat membantu mempercepat penyembuhan.

Peran Orang Tua dan Dokter
Laeli menambahkan, kerja sama antara remaja, orang tua, dan dokter sangat penting dalam penanganan jerawat. “Pengobatan jerawat memerlukan waktu dan kesabaran. Pendekatan emosional yang positif dari orang tua juga sangat membantu remaja untuk tetap percaya diri dan menjalani aktivitasnya,” tutupnya.

Jerawat di usia remaja memang umum terjadi, tetapi penanganan yang tepat dapat mencegah dampak fisik maupun psikologis yang berkepanjangan. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.