Minggu, Juli 26, 2026

Pagar Nusa Jateng Berduka, Ketua PSNU Arief Rohman Ajak Anggota Tetap Kondusif

Pimpinan Wilayah PSNU Pagar Nusa Jawa Tengah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu anggotanya, Mohammad Bimo Saputra (17), warga Dukuh Blancir, Kelurahan Plamongansari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Korban meninggal dunia pada Jumat dini hari dan diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh kelompok balapan liar.

Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Layang Ganefo Mranggèn, Kabupaten Demak, dan menimbulkan keprihatinan luas, khususnya terkait maraknya kekerasan jalanan yang mengancam keselamatan generasi muda.

Sebagai respons atas kejadian tersebut, PSNU Pagar Nusa Jawa Tengah merilis lima imbauan kepada seluruh anggotanya di wilayah Jawa Tengah. Imbauan itu tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani Ketua PSNU Pagar Nusa Jawa Tengah, Dr. H. Arief Rohman, bersama Sekretaris Ghufron, S.HI, tertanggal 27 Desember 2025.

Ketua Pagar Nusa Jawa Tengah, Arief Rohman, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Pagar Nusa sekaligus keprihatinan bersama atas meningkatnya kekerasan jalanan.

Organisasi pun menyatakan sikap dengan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian agar diusut secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Selain itu, Pagar Nusa Jawa Tengah mendorong peningkatan upaya pencegahan dan penindakan terhadap aktivitas balapan liar di seluruh wilayah Jawa Tengah. Organisasi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, menolak segala bentuk kekerasan jalanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan publik.

Dalam imbauannya, Pagar Nusa meminta seluruh anggota tetap menjaga ketenangan, berpikir jernih, dan tidak terpancing emosi. Anggota juga diminta menahan diri dari tindakan yang melanggar hukum, norma sosial, maupun kode etik organisasi. Para pimpinan di setiap tingkatan diminta mengondisikan dan mengarahkan anggotanya agar situasi tetap aman dan kondusif.

Pagar Nusa Jawa Tengah menegaskan bahwa penanganan kasus ini telah dan sedang dilakukan secara organisasi oleh PC Pagar Nusa Kota Semarang bersama PC Pagar Nusa Kabupaten Demak serta dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Seluruh anggota juga diimbau untuk menjaga persaudaraan, kekompakan, dan citra Pagar Nusa sebagai organisasi pencak silat yang berakhlak dan bertanggung jawab sosial.

Pimpinan Pagar Nusa Jawa Tengah berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan memberikan kepercayaan penuh kepada proses hukum yang sedang berjalan.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.