Jumat, Agustus 14, 2026

Kartel Narkoba Lawan Pasukan Brimob di Kampung Bahari

Operasi gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan pasukan Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (5/11), sempat diwarnai perlawanan sengit dari kelompok yang diduga bagian dari kartel narkoba setempat.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI, Brigjen Roy Hardi Siahaan, mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi adanya perlawanan sebelum melakukan penggerebekan.

“Waktu kami ke sana memang sudah berpikir dan menganalisa serta mengantisipasi kalau ada perlawanan, ternyata benar,” ujarnya di Jakarta.

Perlawanan datang dari kelompok masyarakat yang berada dalam lingkaran kartel tersebut.

Mereka menyerang aparat menggunakan senjata tajam seperti samurai, serta menyalakan kembang api dan mercon untuk menghalau petugas.

“Masyarakat di ‘circle’ lokasi tersebut melakukan perlawanan menggunakan samurai, bahkan menyalakan kembang api untuk mengintimidasi petugas,” lanjut Roy.

Petugas gabungan sempat melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa yang melawan.

Di sisi lain, kelompok tersebut membalas dengan petasan dan lemparan batu ke arah pasukan Brimob.

Sejumlah pelaku juga terlihat mengacungkan senjata tajam di tengah kekacauan yang terjadi di gang-gang sempit Kampung Bahari.

Meski sempat dihadang, aparat berhasil mengendalikan situasi tanpa ada korban luka di pihak petugas.

“Untungnya kami bisa mengantisipasi dan semua berjalan dengan lancar. Sejauh ini kami melihat belum ada anggota yang luka,” kata Roy menegaskan.

Dalam penggerebekan tersebut, aparat menangkap total 18 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan seorang perempuan.

Mereka diduga merupakan bandar dan pengguna narkoba dari jaringan Kampung Bahari.

Barang bukti berupa narkotika dan sejumlah alat konsumsi turut diamankan dari lokasi kejadian.

BNN dan Brimob menyatakan operasi ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan narkoba di wilayah rawan ibu kota.

Kampung Bahari sendiri sudah lama dikenal sebagai salah satu titik merah peredaran narkotika di Jakarta.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.