Kamis, Agustus 13, 2026

Bos SPPG Karanganyar Jadi ‘Tumbal’ Tes Rasa, Rugi Tapi Rela Buang 3.000 Porsi MBG Demi Cegah Keracunan Massal!

KARANGANYAR — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, kembali diwarnai persoalan keamanan pangan. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Insan Berlian Sejahtera, Abra Yudha Raya, mengalami mual hingga muntah tiga kali setelah mencicipi menu ayam rempah sebelum didistribusikan kepada siswa.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/8/2026) saat Abra bersama tim melakukan uji rasa sebagai bagian dari kontrol kualitas makanan. Setelah mencicipi olahan ayam tersebut, Abra merasakan ada yang tidak beres hingga mengalami muntah.

“Saya terdampak. Tadi itu sampai tiga kali. Enggak diare, cuma muntah saja, sehingga kami tarik semua,” kata Abra.

Setelah temuan tersebut, pihak SPPG langsung menghentikan distribusi dan menarik makanan yang telah dikirim ke sekolah. Dari sekitar 3.000 porsi yang diproduksi hari itu, sebanyak 2.000 porsi masih berada di dapur, sedangkan sekitar 1.000 porsi sudah dibawa armada distribusi dan diperintahkan untuk kembali.

Abra mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mencegah makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi sampai ke tangan para siswa.

“Saya langsung ke dapur, saya cicipi yang rusak itu, yang terindikasi tidak layak. Saya cicipi sendiri dan rekan-rekan juga nyicipi,” ujarnya.

Penarikan makanan juga berdampak pada sejumlah sekolah penerima. Salah satunya SDN 2 Jati yang memiliki 94 siswa. Kendaraan pengangkut MBG sempat tiba di sekolah sekitar pukul 08.00 WIB, tetapi makanan belum diturunkan ketika instruksi penarikan diterima.

“Hari ini, anak-anak kami di SDN 02 Jati tidak menerima menu MBG, karena hidangannya ditarik oleh pihak SPPG,” kata seorang guru, Roni.

Meski ribuan porsi akhirnya tidak dikonsumsi siswa, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar makanan yang diduga bermasalah tidak menimbulkan dampak kesehatan yang lebih luas.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.