MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Dunia hiburan Indonesia kembali berduka dengan kepergian Puput Novel, mantan penyanyi cilik yang dikenal luas pada era 1990-an. Puput meninggal dunia pada usia 50 tahun di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2024) sekitar pukul 18.24 WITA. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi penggemar dan dunia hiburan Tanah Air.
Lahir di Jakarta pada 31 Agustus 1974, Puput telah memulai kariernya di industri hiburan sejak usia 3 tahun. Ia menjadi salah satu penyanyi cilik yang mengisi keceriaan masa kecil generasi 90-an, dengan lagu-lagunya yang tak lekang oleh waktu.
Karier Gemilang di Dunia Musik dan Akting
Puput Novel tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tapi juga sukses melebarkan sayapnya di dunia akting dan iklan. Selama kariernya, Puput berhasil merilis 36 album rekaman, termasuk 28 album anak-anak dan 8 album remaja hingga dewasa. Prestasi ini menjadikannya salah satu penyanyi cilik tersukses di Indonesia.
Selain menyanyi, Puput juga membintangi sejumlah sinetron dan film. Salah satu peran ikoniknya adalah dalam sinetron “Keluargaku Sorgaku,” yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai artis serba bisa. Ia juga pernah tampil dalam iklan besar seperti Head & Shoulders dan Promag bersama Deddy Mizwar.
Penghargaan dan Cinta pada Musik
Puput Novel menerima berbagai penghargaan sepanjang kariernya, termasuk empat Golden Record berkat penjualan albumnya yang luar biasa. Ia juga sempat mewakili Indonesia di ajang bergengsi Asia Bagus di Singapura, memperkokoh namanya di industri musik regional.
Meskipun sempat vakum, Puput tetap memiliki cinta mendalam pada musik. Pada tahun 2014, ia kembali ke dunia musik bersama band religi bernama TOPGAN Band, membuktikan bahwa hasrat bermusiknya tidak pernah pudar.
Duka yang Mendalam
Kepergian Puput Novel meninggalkan banyak kenangan indah bagi para penggemarnya. Lagu-lagunya yang menemani masa kecil generasi 90-an akan selalu dikenang. Jenazah Puput saat ini disemayamkan di rumah duka kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan esok hari.
Selamat jalan, Puput Novel. Karya dan kenanganmu akan selalu abadi di hati para penggemar. (**)