Selasa, Mei 26, 2026

Inilah Pertolongan Pertama saat Tersiram Air Panas

MELIHAT INDONESIA – Menurut American Burn Association, di Amerika Serikat setidaknya sekitar 486 ribu orang keluar-masuk ruang gawat darurat tiap tahunnya karena luka bakar yang diderita.

Luka bakar yang disebabkan oleh uap atau cairan panas, adalah yang paling umum dialami.

Lalu, bagaimana cara menangani luka bakar akibat tersiram air panas?

  1. Netralkan Suhu Kulit
    Segera dinginkan luka bakar dengan air mengalir (4-15 derajat celsius) selama 20 menit atau air bersuhu ruangan selama 30 menit. Jangan dinginkan kulit dengan air es (1-4 derajat celsius) atau es.
  2. Jangan Asal Oles dan Pecahkan
    Hindari mengolesi kulit dengan minyak atau bahan lainnya yang bisa memerangkap panas di dalam kulit karena akan membuat luka bakar semakin parah. Jika melepuh, jangan pernah memecahkan lepuhan itu, apalagi membuang kulitnya. Kedua hal itu justru akan meningkatkan risiko infeksi.
  3. Minum Obat
    Jika luka bakar yang disebabkan tersiram air panas membuat nyeri, bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol. Bisa juga mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin.
  4. Evaluasi Luka Bakar
    Apabila lepuhan semakin merah dan membesar, segeralah berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Segeralah cari bantuan medis apabila terjadi hal-hal di bawah ini:

  • Luka bakar yang melepuh pada bagian wajah, tangan, lengan, kaki, atau alat kelamin
  • Ukuran luka bakar menjadi lebih besar dan dalam.
  • Luka bakar yang menyebabkan kulit putih atau hangus, baik ukuran kecil atau besar.
  • Rasa sakitnya tidak berkurang.
  • Orang yang terbakar merasa tidak sehat atau mengidap diabetes.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.