JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipromosikan Presiden Prabowo Subianto dalam forum internasional justru mendapat sorotan berbeda dari media Rusia. Sehari setelah Prabowo memaparkan MBG di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam agenda di Vladivostok, salah satu media Rusia, Moskovskij Komsomolets (MK.ru), menerbitkan laporan mengenai rentetan kasus dugaan keracunan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program tersebut di Indonesia.
Dalam pidatonya di hadapan Putin, Prabowo menyampaikan bahwa MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Program tersebut disebut sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia sekaligus upaya menekan angka stunting.
Namun, pada keesokan harinya, MK.ru menyoroti serangkaian insiden dugaan keracunan yang terjadi setelah pelaksanaan MBG di sejumlah daerah di Indonesia. Media tersebut mengutip laporan mengenai ratusan siswa yang mengalami mual, muntah, diare, hingga harus mendapatkan perawatan medis usai menyantap makanan dari program MBG.
Dalam beberapa pekan terakhir, kasus dugaan keracunan MBG memang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Trenggalek, Solo, dan beberapa daerah lain. Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan telah melakukan investigasi dengan mengambil sampel makanan, sementara Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan akan mengevaluasi standar keamanan pangan serta proses distribusi makanan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga kini, penyebab pasti setiap insiden masih menunggu hasil uji laboratorium. Karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan. Di sisi lain, BGN menegaskan evaluasi akan dilakukan terhadap mitra penyedia makanan yang terbukti melanggar standar keamanan dan higienitas.
Munculnya pemberitaan di media Rusia sehari setelah Prabowo mempromosikan MBG di forum internasional pun menjadi perhatian publik. Meski demikian, tidak ada pernyataan dari media tersebut yang menyebut pemberitaan itu diterbitkan sebagai respons langsung atas pidato Prabowo. Yang dapat dipastikan, kedua peristiwa tersebut memang terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan.