Senin, Agustus 10, 2026

Warganet Pertanyakan Manfaat Sekolah Rakyat, Buntut Pernyataan Prabowo Bahwa Kecerdasan Bukan dari Sekolah

Program Sekolah Rakyat kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sejumlah warganet mempertanyakan manfaat program pendidikan tersebut setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut bahwa kecerdasan seseorang tidak semata-mata berasal dari sekolah.

Pernyataan tersebut kemudian dikaitkan dengan program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo. Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan konsep sekolah berasrama agar peserta didik mendapatkan pendidikan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar.

Di tengah gencarnya pemerintah membangun dan mengembangkan Sekolah Rakyat, muncul pertanyaan di media sosial: jika kecerdasan bukan ditentukan oleh sekolah, lalu seberapa penting program pendidikan tersebut bagi masa depan anak-anak? Pertanyaan itu semakin ramai karena pemerintah justru menggelontorkan sumber daya besar untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Ucapan Prabowo soal kecerdasan tersebut pada dasarnya dapat dimaknai bahwa kemampuan seseorang tidak hanya diukur dari pendidikan formal. Namun, sebagian warganet melihat pernyataan itu secara kritis dan mempertanyakan konsistensinya dengan kebijakan pemerintah yang menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritas.

Perdebatan ini pun kembali membuka pertanyaan lebih besar mengenai tujuan Sekolah Rakyat: apakah sekadar menyediakan tempat belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin, atau benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas, kecerdasan, keterampilan, dan masa depan mereka.

Di sisi lain, pemerintah sendiri terus menegaskan pentingnya pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, misalnya, menyebut pendidikan berkualitas sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Karena itu, pernyataan Prabowo tersebut kini menjadi bahan perdebatan publik. Sebagian melihatnya sebagai penegasan bahwa kecerdasan tidak hanya ditentukan ijazah, sementara yang lain mempertanyakan: kalau sekolah tidak menentukan kecerdasan, lalu untuk apa negara begitu gencar membangun Sekolah Rakyat?

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.