Kamis, Juni 25, 2026

6 Alasan Selebrasi Buka Jersey Dilarang di Sepakbola, Salah Satunya Karena Cuan

MELIHAT INDONESIA – Sering kita menyaksikan dalam pertandingan sepakbola, pemain melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang lawan dengan melepas jersey atau seragam yang dikenakan. Namun, pemain tersebut segera diganjar kartu kuning oleh wasit akibat ekspresi kegembiraan tersebut.

Diketahui, larangan membuka jersey mulai diterapkan pada 1 Juli 2004, setelah disetujui oleh International Football Association Board (IFAB) pada pertemuan tahunan ke-118 di London, Inggris.

Regulasi FIFA nomor 12 tentang Pelanggaran dan Kesalahan (Fouls and Misconduct) juga menyebut, pemain bola yang melepas baju pada saat pertandingan otomatis akan mendapatkan kartu kuning.

Lebih lanjut, berikut 6 alasan melepas jersey saat selebrasi gol dilarang.

1. Tindakan tidak sportif

Selebrasi membuka jersey dianggap FIFA sebagai Tindakan yang tidak sportif. Menurut federasi sepakbola dunia itu, aksi tersebut bisa memancing emosi lawan dan suporter lawan.

2. Berpotensi mengulur Waktu pertandingan

Selebrasi melepas jersey dianggap berpotensi mengulur waktu dan mengganggu jalannya pertandingan.

3. Melindungi sponsor sepakbola

Selain dianggap tidak sportif dan mengulur waktu, banyak pihak menduga kalau larangan membuka jersey saat selebrasi gol adalah upaya FIFA untuk melindungi sponsor yang menempel di seragam pemain bola.

Momen terciptanya gol dianggap peristiwa bergarga, dan pemain yang baru saja mencetak gol akan mendapat sorotan kamera dari seluruh sisi. Kalau jersey yang dikenakan dilepas, sponsor akan kehilangan eksposur karena tidak tersorot kamera.

4. Menghindari iklan terselubung

Larangan membuka jersey saat pertandingan sepakbola juga bertujuan untuk menghindari adanya iklan atau promosi terslubung oleh pemain.

Misalnya, iklan yang mereka kenakan di balik jersey bola.

Sebab hampir semua pernik, iklan di pinggir lapangan serta sponsor yang menempel di jersey tidaklah gratis untuk bisa terpampang di sana.

5. Menghindari tulisan provokatif

Alasan lain terkait larangan melepas jersey saat selebrasi gol adalah untuk menghindari tulisan provokatif, berbau politis, atau kritik dan protes kepada manajemen klub yang disembunyikan dibalik seragam yang dikenakan.

6. Faktor kesopanan

Dalam perkembangannya, sepakbola tidak hanya dimainkan para pria. Belakangan kaum hawa juga turut memainkan si kuli bundar.

Selebrasi melepas jersey dianggap bisa menimbulkan hal-hal tidak diinginkan bila dilakukan oleh pemain wanita. (Tim)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.